Pilpres 2019

Helikopter Prabowo Dilarang Bupati Pandeglang Mendarat, Ini 4 Fakta yang Sebenarnya

Akibatnya, Prabowo Subianto dan rombongannya terpaksa menempuh jalur darat dari Kota Serang ke Pandeglang.

Helikopter Prabowo Dilarang Bupati Pandeglang Mendarat, Ini 4 Fakta yang Sebenarnya
KOMPAS.com/ACEP NAZMUDIN
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat bersilaturahmi di kediaman Ulama Banten Abuya Murtadho di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (16/3/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM - Hendak berkunjung di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Sabtu (16/3/2019), helikopter milik calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sempat dilarang mendarat di Alun-alun Pandeglang.

Setelah ditelusuri, orang yang melarang helikopter milik mantan Danjen Kopassus tersebut adalah Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Akibatnya, Prabowo Subianto dan rombongannya terpaksa menempuh jalur darat dari Kota Serang ke Pandeglang.

680 Siswa MI se Palangkaraya Khataman Massal, Wagub Kalteng Bilang Begini

Ratusan Juta dan Dollar di Laci Menag, Waketum PPP Bilang Itu Uang Honor Jadi Pembicara

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Tempuh Jalur Darat sekitar 20 Kilometer

Wakil Ketua DPRD Pandeglang dari Fraksi Gerindra Erin Febriana Ansori menjelaskan, izin mendarat di alun-alun Pandeglang tidak diberikan oleh Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

"Kami minta izin penggunaan alun-alun untuk mendarat helikopter Pak Prabowo, tapi tidak diizinkan dengan alasan tidak ingin ada kegiatan politik di sana," kata Erin kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (18/3/2019).

Padahal, kata dia, Prabowo tidak melakukan kegiatan politik di alun-alun, melainkan hanya numpang mendarat saja, untuk kemudian dibawa oleh mobil ke kediaman ulama Banten Abuya Murtadho di Kecamatan Cadasari, Pandeglang.

Akibatnya, Prabowo dan rombongannya menempuh jalur darat sejauh sekitar 20 kilometer dari Kota Serang ke Pandeglang.

2. Alasan Bupati Irna larang helikopter Prabowo mendarat

Halaman
123
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved