Kabar Kalimantan

Kapal Meledak di Samarinda, Korban Tenggelam Samarinda Ditemukan, Satu Lagi Masih Dicari

Akibat kejadian itu, diduga masih terdapat dua korban lagi yang belum ditemukan, diantaranya Arman (25) dan Jamaluddin (50).

Kapal Meledak di Samarinda, Korban Tenggelam Samarinda Ditemukan, Satu Lagi Masih Dicari
HO/Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan
Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tenggelam akibat ledakan di KM Amelia. Korban yang ditemukan atas nama Arman (25), Kamis (7/2/2019). 

Radius penyisiran nantinya akan diperluas 4-5 NM, pasalnya diduga korban lainnya telah hanyut terbawa arus Sungai Mahakam.

Satu korban lagi yang belum ditemukan atas nama Jamaluddin (50).

"Kembali kita lanjutkan pencarian, radius pencarian kita perluas. Satu korban lagi masih kita lakukan pencarian," ucapnya.

Tim SAR Gabungan sendiri akan melakukan pencarian selama tujuh hari kedepan, jika korban tidak ditemukan, maka proses pencarian akan dihentikan.

Dermaga PT SI Mahakam tempat meledaknya KM Amelia dituding Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda tidak memiliki izin.

Tudingan itu pun disangkal oleh pihak PT SI Mahakam, yang mengatakan saat ini pihaknya tengah mengurus izin operasi dermaga atau yang kerap disebut Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS).

Belum selesainya proses izin pengoperasian TUKS PT SI Mahakam lebih disebabkan karena perpindahan kewenangan dari Dishub ke Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Konsultasi ke Dishub telah kita lakukan, mengenai jalur perpanjangan izin. Namun hingga kini belum ada respons dari Dishub,” ungakap Direktur PT SI Mahakam, Yudi Hapidin, Rabu (6/2/2019).

Kendati demikian, dirinya tidak pungkuri izin operasi TUKS PT SI Mahakam telah mati sejak 2013/2014.

"Bukan tidak ada, tapi kita masih urus izinnya. Ada izinnya tapi mati," tegasnya.

Halaman
1234
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved