Tak Sama, Ini Beda Nama China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau

Meski sudah sering mendengar nama-nama tersebut, masih banyak yang bingung membedakannya.

Tak Sama, Ini Beda Nama China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau
YouTube
Forbidden City China. 

Mulai dari bendera, mata uang Hong Kong Dolar (HKD), paspor, dan menganut sistem ekonomi kapitalis.

Hong Kong juga memiliki kepolisian sendiri, tetapi tidak memiliki tentara, karena pertahanannya masih dikendalikan Tiongkok.

Bahasa di negara ini berbeda dengan Tiongkok dan Taiwan.

Mayoritas masyarakat Hong Kong menggunakan bahasa Kantonis dan Inggris.

Hong Kong menjadi pusat perekonomian dunia dan kerap dibandingkan dengan Singapura.

Sebab, ukuran negaranya sama-sama kecil, berpenduduk padat, dan akomodasi yang supermahal.

Hong Kong juga terkenal dengan julukan Asia’s World City (Kota Asia Dunia).

Yakni, kota gemerlap dengan gedung-gedung pencakar langit, pusat bisnis, dan perdagangan dunia, shopping dan fashion, Disneyland, dan industri perfilman.

Hong Kong juga menjadi tempat yang menghubungkan dunia barat dengan Tiongkok.

Banyak sekali media internasional seperti BBC, CNN, VOA, Fox News, dan Al-Jazeera yang bermarkas di Hong Kong.

Hal ini bertujuan agar mereka lebih mudah meliput Tiongkok dari dekat sebagai negara yang kurang demokratis terhadap pers.

Tahun 2014, Hong Kong sempat bergejolak dengan hadirnya protes Revolusi Payung di bawah pimpinan remaja kurus yang ditakuti Beijing, Joshua Wong.

Warga melakukan demonstrasi besar-besaran menginginkan hak demokratis untuk memilih pemimpin baru mereka tanpa intervensi Tiongkok.

Sampai saat ini sikap anti-Tiongkok oleh generasi muda Hong Kong masih tetap berlanjut, terutama di kampus.

Beberapa mahasiswa Hong Kong seringkali menyindir mahasiswa asal Tiongkok dengan sifat dan perilaku buruk mereka.

Tak heran hubungan mereka tidak harmonis.

Banyak juga orang Hong Kong yang tidak terima jika disebut sebagai Chinese.

Mereka lebih suka disebut sebagai Cantonies (orang Kanton).

Zamzami sempat berdiskusi dengan seorang aktivis mahasiswa Hong Kong.

Satu di antara ketakutan dan ketidaksukaan mereka terhadap Pemerintah Beijing adalah adanya upaya untuk mengembangkan nilai “nasionalisme Tiongkok” ke Hong Kong.

Termasuk kewajiban berbahasa Mandarin yang bukan bahasa orang Hong Kong.

Ketakutan lainnya adalah masuknya paham komunisme ke Hong Kong, dan dibatasinya akses informasi, terutama internet seperti yang terjadi di Tiongkok saat ini.

Baca: Para Istri Pejabat dan Kontraktor Liburan ke Kota Judi, Entar Kita Mabuk di Macau, ya

4. Macau

Status Macau sama seperti Hong Kong.

Macau terkenal sebagai pusat judi atau kasino terbesar di Asia dan sering dijuluki The Sin City of Asia (Kota Dosa Asia).

Konon, The Venetian Macao merupakan pusat kasino terbesar di dunia dan buka selama 24 jam sehari.

Macau terletak tidak jauh dari Hong Kong, bisa ditempuh sekitar 20 menit dengan menggunakan kapal feri.

Macau berada di bawah kekuasaan Portugis selama tahun 1557-1999 (Portuguese Macau) dan diserahkan kembali kepada Tiongkok dengan status satu negara dua sistem.

Atmosfer Eropa atau Portugis masih sangat kental terasa di sini.

Seperti bangunan-bangunan bercorak Eropa atau informasi yang ditulis menggunakan bahasa Portugis.

Mayoritas penduduk Macau berbahasa Kantonis, Portugis, dan Inggris.

Mata uangnya adalah Pataca Macau, tetapi Dolar Hong Kong juga berlaku di sini.

Sistem ekonomi yang dianut Macau adalah kapitalis.

Suhu perpolitikan anti-Beijing di Macau tergolong lebih 'adem' dibandingkan Taiwan dan Hong Kong.

Meskipun Taiwan, Hong Kong, dan Macau bukanlah negara berdaulat, ketiga negara ini memiliki paspor masing-masing.

Orang China yang berkunjung ke Taiwan, Hong Kong, atau Macau wajib menggunakan paspor dan sebaliknya.

Bahkan warga Tiongkok yang bekerja dan belajar di Hong Kong juga diwajibkan menggunakan visa.

Jika dilihat dari ideologi dan peta politik Beijing, China tidak akan membiarkan Taiwan, Hong Kong, dan Macau menjadi sebuah negara berdaulat atau merdeka sepenuhnya.

Beijing menginginkan adanya One China Policy (Kebijakan Satu China).

Dalam istiah lain, kebijakan ini disebut “hanya ada satu China di dunia” untuk menjaga peradaban dan memperkuat kekuatan mereka di dunia.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Perbedaan Cina, Taiwan, Hong Kong, dan Macau.

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Banyak yang Masih Bingung, Ini Perbedaan Nama China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau, http://travel.tribunnews.com/2018/09/21/banyak-yang-masih-bingung-ini-perbedaan-nama-china-taiwan-hong-kong-dan-macau?page=all.
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved