Semarak Tahun Baru

Apa Resolusi Tahun Barumu? Pertimbangkan 5 Pilihan Bijak Ini

“Semakin kecil berurusan dengan barang-barang, pikiran saya kian ringan dan bernafas lega.”

Editor: Mustain Khaitami
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM - Tahun 2018 tinggal menghitung hari.

Sudahkah Kamu memiliki resolusi yang ingin dicapai di tahun yang baru?

Bila belum, bagaimana jika Kamu mencoba untuk memasukkan "janji" berhenti terlalu konsumtif alias terlalu membeli banyak barang untuk resolusi di tahun depan?

Memang, belanja adalah aktivitas yang tak pernah luput dilakukan setiap tahun.

Bahkan, ada yang menyebut "terapi belanja"—di mana saat seseorang membeli sesuatu maka dia dapat merasa diri lebih baik, setidaknya untuk sementara waktu.

Tapi apa yang ada dibayangan Kamu ketika berhenti dengan sifat konsumerisme selama setahun?

Baca: Kapal Landing Craft Tank Tabrak Kelotok di Sungai Kapuas, Seorang Satpam Ditemukan Tewas Mengapung

Menurut beberapa orang yang sudah melakukannya, pengalaman itu ternyata mampu membuat perubahan dalam hidup.

Berikut ini ada lima hal yang terjadi saat seseorang berhenti berperilaku terlalu konsumtif:

1. Stres berkurang

Ternyata, koleksi beragam barang bisa berdampak langsung bagi kesehatan mental.

Saat berhenti membeli barang, maka ada kemungkinan Kamu bisa mengatasi masalah ini, dan membuat hidup lebih jelas.

Kathryn Mclamb, yang mengikuti larangan belanja mengatakan, ia menjadi terinspirasi oleh kesederhanaan.

Baca: Rusia Kirim Pesawat Pengebom ke Indonesia, Australia Waspada

“Semakin kecil berurusan dengan barang-barang, pikiran saya kian ringan dan bernafas lega.”

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved