Sains
Mahasiswa UGM Kembangkan Spray Anti-nyamuk Herbal yang Aman dan Sehat
Uji coba dilakukan selama lima menit dan dilakukan berulang setelah lima menit selama 1 jam. Hasilnya, spray ini ampuh dalam mencegah gigitan nyamuk.
Tayang:
Editor:
Mustain Khaitami
tribunjogja/ikrar gilang rabbani
Lima mahasiswa UGM yang mengembangkan cairan antinyamuk dari tanaman gulma pertanian yaitu daun Sudamala (Artemisia vulgaris).
Uji coba dilakukan selama lima menit dan dilakukan berulang setelah lima menit selama 1 jam. Hasilnya, spray ini ampuh dalam mencegah gigitan nyamuk.
“Sama sekali tidak ada nyamuk yang menempel,” imbuh Aprillyani.
April menyampaikan, saat ini mereka mengembangkan spray antinyamuk ARTS dalam tiga jenis yakni spray, lotion, dan cream.
Kedepan mereka akan terus mengembangkan dan melakukan penelitian lanjutan agar produk dapat segera digunakan masyarakat dan membantu menurunkan angka kejadian DBD. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/tribun-kalteng-spray-anti-nyamuk-mahasiwa-ugm_20170611_111737.jpg)