SBY Curhat Soal Mobil Kepresidenan, ''Dipakai 20 Menit Mogok''
Pemberitaan miring ini pun dianggap sebagai tendensi dan politik adu domba untuk menyudutkan SBY dan memang sepatutnya diperbaiki oleh pihak Istana.
Operasionalnya pun di bawah kendali Paspampres.
Sebuah fakta yang perlu diketahui publik, bahwa mobil keras yang disediakan negara tersebut sangat jarang digunakan SBY.
Mobil tersebut digunakan terakhir kali oleh beliau pada bulan September 2016 lalu, setelah 20 menit digunakan seketika itu juga langsung rusak.Mor
Mobil tersebut kini sudah berusia 10 tahun dan kondisinya tidak cukup baik dan sangat mudah mengalami gangguan."
Kicauan tersebut terus berlanjut, Hinca juga menjelaskan bahwa SBY sudah memiliki keinginan untuk menyerahkan kendaraan tersebut kepada negara.
Karena kondisi mobil yang tidak cukup baik, SBY pun melakukan rangkaian perbaikan mobil pada minggu lalu.
Hinca mengatakan bahwa etika bernegara yang baik sudah ditunjukkan oleh SBY.
Proses pengembalian mobil pun sudah dilakukan Grup D Paspampres.
Pemberitaan 'peminjaman' mobil negara ini kembali membuat SBY kecewa, padahal baru saja Indonesia disejukkan oleh pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dengan SBY beberapa waktu lalu.
Hinca menyatakan pernyataan Djumala terkait mobil negara ini keliru dan membuat pilu.
Tak hanya itu, Hinca juga menganggap Djumala mencoba beretorika yang menyebabkan kesesatan berpikir pada masyarakat.
Pasalnya, SBY kembali menerima banyak cacian dan kritikan yang menyebar cepat di media sosial.
Pemberitaan miring ini pun dianggap sebagai tendensi dan politik adu domba untuk menyudutkan SBY dan memang sepatutnya diperbaiki oleh pihak Istana.
Hinca meminta Presiden Jokowi untuk mencermati setiap pernyataan tokoh publik yang dianggapnya acap kali mencoba mengadu domba Jokowi dengan SBY.
Ia juga berharap supaya tidak ada upaya pada internal istana yang mengganggu hubungan baik Jokowi dan SBY demi kepentingan sendiri atau kelompoknya.