Kadisdik Minta Pelaku Penamparan Siswa Minta Laporan Tertulis
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Penulis: Fathurahman | Editor: Halmien
TRIBUN KALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Pemerintah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Ikhwanuddin, Sabtu (2/11) mengatakan, dia berjanji akan tetap menindaklanjuti kasus pemukulan yang dilakukan oleh guru seklaigus Kepala SMP Budi Luhur Palangkaraya yang terjadi Kamis (1/11) kemarin.
Dikatakannya, dia sudah meminta kepada Kepala SMP Budi Luhur Tarita tersebut untuk tidak hanya memberikan laporan secara lisan semata kepada Disdikpora, tetapi harus resmi. Dengan memberikan pelaporan secara tertulis, sehingga nantinya bisa dijelaskannya kepada pimpinan daerah dan melakukan konfirmasi kepada orang tua siswa yang melaporkan kepada polisi atas tindakan Kepsek tersebut.
"Saya sebagai Kepala Dinas berharap penyelesaiannya secara kekeluargaan, itu sudah dilakukan, tetapi tetap saja, saya akan melaporkan masalah ini kepada Pak Wakil Wali Kota, sebagai laporan dan saya menunggu sikap selanjutnya terkait masalah tersebut.Kami memang berusaha melakukan evaluasi terkait masalah tersebut, karena kejadian semacam ini sudah berulang kali terjadi di Palangkaraya," katanya.
Seperti diketahui, sebanyak 12 orang siswa SMP Budi Luhur Palangkaraya, mengaku dipukuli oleh Tarita yang juga adalah Kepsek sekolah tersebut, saat mengajar di dalam kelas, karena mereka tidak bisa menjawab pertanyaan guru tersebut seputar masalah pelajaran terkait rumus lingkaran yang ditanyakan kepada siswa, Kamis (1/11) kemarin.
Akhirnya, salah satu suswa Retno bersama orang tuanya melaporkan kejadian pemukulan itu kepada polisi, karena tidak terima dengan tindakan Kepala Sekolah yang main pukul kepada siswanya, namun akhirnya kedua belah pihak berdamai setelah adanya mediasi oleh pihak kepolisian dan atas anjuran dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemko Palangkaraya.