Bupati Kapuas Sempat Pimpin Musrenbang Lalu Beredar Kabar Terjaring OTT, Diduga dari Ini Isu Berawal

Isu ini menjadi bola liar di kalangan masyarakat Kalimantan Tengah, beberapa warga bahkan mempertanyakan kabar tersebut melalui pesan WhatsApp dan

Bupati Kapuas Sempat Pimpin Musrenbang Lalu Beredar Kabar Terjaring OTT, Diduga dari Ini Isu Berawal
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (2/4/2019) 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Warga Kalimantan Tengah, khususnya Kapuas dibuat heboh dengan berita yang beredar di sosial media mengenai Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat bersama istri, kemudian Ketua DPRD Kapuas Algirin Gasan dan Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor, yang dikabarkan terjaring OTT, Senin (1/4/).

Isu ini menjadi bola liar di kalangan masyarakat Kalimantan Tengah, beberapa warga bahkan mempertanyakan kabar tersebut melalui pesan WhatsApp dan kabar itu makin marak dibicarakan di media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Namun, berdasarkan penjelasan Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan, berita tersebut tidak benar dan hanya berita hoaks belaka.

"Tidak ada itu, kabar itu tidak benar. Memang beliau (Bupati Kapuas) sedang ada acara di Palangkaraya, tetapi soal kabar adanya penangkapan yang dilakukan oleh KPK atau polisi Polda Kalteng, sama sekali tidak benar. Polisi maupun KPK tidak ada menangani kasus OTT itu, saya tegaskan berita itu tidak benar, tolong kabarkan dengan kawan-kawan media lainnya," ujarnya.

Soal Kabar OTT Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Kalteng, Ini Rilis Bantahan Bupati Kapuas Ben Brahim

Arsenal Geser Manchester United dan Tottenham Hotspur, Ini Hasil Lengkap Liga Inggris

Sosok Luna Maya Menurut Warga: Sering Bagikan Makanan, Maaf ya, Sisaan

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi langsung dari Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat atau istrinya, juga Wakil Bupati Kapuas di rumahnya.

Bahkan, posisi Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan istrinya hingga berita ini diturunkan masih tidak jelas keberadaanya, belum ada klarifkasi langsung dari orang nomor satu di Kapuas tersebut.

Tapi dari pantauan BPost, Bupati Kapuas pada pagi kemarin masih mengikuti sejumlah agenda termasuk menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2020, di Aula Kantor Bappeda, Kapuas.

Begitu pula dari pantauan situasi di Kantor Ditreskrimsus Polda Kalteng juga tidak ada tanda-tanda petugas melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Kapuas dan pejabat lainnya seperti yang dikabarkan.

Dari penelusuran, isu OTT muncul karena usai menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas, Senin (1/4), Wakil Bupati Kapuas H Muhammad Nafiah Ibonor, tiba-tiba digiring oleh sejumlah petugas Satreskrim Polres Kapuas, masuk ke dalam mobil dan langsung menuju ke Polres Kapuas.

Sebagaimana dikutip dari Antara saat itu penjemputan orang nomor dua di Kabupaten Kapuas itu dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Budi Martono.

Sementara itu, ketika berada di kantor Polres Kapuas kurang lebih empat jam, terlihat Wakil Bupati Kapuas H Muhammad Nafiah Ibnor dan Ketua DPRD Kapuas Algirin Gasan keluar dari Mapolres setempat.

"Kami hanya koordinasi berkaitan pileg dan pilpres 2019 ini, tidak ada hal lain," tandas Ketua DPRD Kapuas Algrin Gasan dengan singkat saat ditanya sejumlah wartawan.

Sementara itu, Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro mengatakan, pemanggilan pihaknya itu hanya koordinasi berkaitan persiapan Pemilu tahun 2019 ini.

"Ini hanya koordinasi persiapan pemilu, makanya kami panggil pak wabup, karena pak bupati tidak berada di tempat," ucap Tejo Yuantoro.

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved