Menangis Usai Sosoknya Viral, Pengemis Bermobil Bantah Berita Medsos, Ini Faktanya
Herman pun tidak merasa segan, karena menurutnya kabar yang beredar di media sosial dan pemberitaan terkait dirinya memiliki mobil itu tidak benar.
TRIBUNKALTENG.COM - Belakangan media sosial digegerkan oleh sosok Herman alias Abah Nur.
Sehari-harinya dikenal sebagai pengemis, ternyata memiliki mobil.
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor kemudian mengamankannya untuk diminta keterangan.
Namun, Abah Nur warga Cisauk, Camplang RT 5/1, Cibungbulang, Kabupaten Bogor tidak segan untuk kembali mengemis di wilayah Kota Bogor.
Bahkan sebelum berangkat menjalani aktifitas mengemis Herman sudah mengetahui kabar viral tentang dirinya.
• Pakai Baju Lusuh Mangkal di Lampu Merah, Pengemis Tua Bermobil Ini Terjaring Satpol PP, Heboh!
• Lahirkan Enam Bayi Kembar dalam Waktu Kurang dari 10 Menit, Wanita Ini Dapat Gelar Juara Dunia
Herman pun tidak merasa segan, karena menurutnya kabar yang beredar di media sosial dan pemberitaan terkait dirinya memiliki mobil itu tidak benar.
"Iya sudah tau, tadi pagi sebelum berangkat, tau dari anak saya, iya (masih ngemis) karena saya enggak punya salah, apa yang di media sosial itu kan bohong, saya belum punya mobil, enggak ada mobil, katanya juragan angkot itu juga bohong," katanya saat ditemui di kantor Dinas Sosial Kota Bogor, Rabu (20/3/2019).
Terkait foto yang beredar tentang dirinya yang akan membuka pintu mobil, Herman menjelaskan bahwa dirinya sedang akan mengambil baju salin untuk shalat.
"Saya itu mau ambil baju ganti, salin untuk shalat, kalau shalat masa pakai baju kotor, itu yang saya pegang baju salin bukan duit," katanya.

Tribunkalteng.com mengutip TribunnewsBogor.com merangkum sejumlah fakta terkait pengemis bermobil ini.
Berikut faktanya :
1. Sudah Naik Haji
Herman mengaku sudah pernah naik haji bersama istrinya.
Menurut keterangannya Ia naik haji menggunakan uang hasil menjual sawah warisan orangtuanya.
"Saya dapat warisan sawah sama rumah, tahun 74 sawah saya jual saya pakai naik haji, kalau ngemis saya mulai tahun 80an di Jembatan Merah," katanya.