Kabar Kapuas

Polsek Amankan Pria Bertato, Selipkan Parang Tertutup Jaket

Tiga hari sudah lelaki berinisial UD (25) warga Desa Saka Tamiang ini mendekam di balik jeruji tahanan setelah kedapatan membawa saja.

Polsek Amankan Pria Bertato,  Selipkan Parang Tertutup Jaket
istimewa/polsek kapuas barat
Barbuk berupa parang yang diamankan dari UD (25). 

TRIBUNKALTENG.COM, KAPUAS - Tiga hari sudah lelaki berinisial UD (25) ini mendekam di balik jeruji tahanan.

Warga Desa Saka Tamiang Kecamatan Kapuas Barat itu berurusan dengan pihak kepolisian karena kasus sajam.

Pelaku diamanakan aparat Polsek Kapuas Barat, Selasa (4/12) sekitar pukul 22.00 WIB.

UD (25) ditangkap karena membawa sajam berupa parang
UD (25) ditangkap karena membawa sajam berupa parang (istimewa/polsek kapuas barat)

Penangkapan berawal dari pelaksanaan kegiatan patroli mengantisipasi gangguan Kamtibmas oleh aparat Polsek Kapuas Barat.

Saat patroli, polisi melihat seorang lelaki berdiri dengan gerak-gerik mencurigakan.

Tenaga Kontrak Satpol PP dan Damkar Kapuas di Uji Kesamaptaan

Nenek 10 Cucu Dinikahi Pemuda 24 Tahun di Palangkaraya, Viral Video Resepsi Pernikahan

Bocoran Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018, Simak di Sini

Kemudian personel mendatangi lelaki berinisial UD tersebut. Selain ditanyakan identitas, polisi juga melakukan penggeledahan badan.

Alhasil, ditemukan  lelaki itu membawa satu bilah sajam jenis parang.

Kapolsek Kapuas Barat Iptu Arif Miftahul Huda, Kamis (6/12), mengatakan bahwa pelaku ditangkap di sekitar fery penyeberangan Desa Sei Pitung Kecamatan Kapuas Barat.

"Saat patroli, kami melihat seorang lelaki dengan gerak-gerik mencurigakan. Kami periksa dan geledah, yang bersangkutan kedapatan membawa sajam jenis parang," kata Kapolsek.

Blangko E-KTP Dijual Online, Mendagri: Pelaku Anak Kepala Dinas!

Evakuasi 16 Jenazah Pekerja Jembatan di Nduga Papua, KKB Hadang Aparat

Dilanjutkannya, barang bukti yang diamankan berupa parang dengan panjang sekitar 41 sentimeter.

"Parang itu diselipkan pada bagian depan perut yang tertutup jaket," tambahnya.

Pelaku yang memiliki tato di lengan kiri itu pun telah mendekam di balik jeruji tahanan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Tersangka terancam hukuman di atas lima tahun penjara sesuai pasal 2 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved