Pembunuhan di Gunung Mas

Kalap Orang Tua Ditagih Hutang, Dadung Tebas Dua Korbannya Hingga Tewas

Usain atau yang akrab dipanggil Dadung (37) membunuh dua orang karena kalap setelah orang tuanya ditagih hutang secara kasar.

Kalap Orang Tua Ditagih Hutang, Dadung Tebas Dua Korbannya Hingga Tewas
(Istimewa/Polres Gumas)
Polisi saat melakukan olah TKP sebelum mengevakuasi korban tewas. 

TRIBUNKALTENG.COM, GUNUNGMAS - Peristiwa pembunuhan tragis terjadi di Jalan Pelita Kelurahan Tehang Kecamatan, Manuhingraya, Kabupaten Gunungmas, Kalteng, Kamis (22/11/2018) di sebuah pondok milik orang tua pelaku.

Diduga Usain atau yang akrab dipanggil Dadung (37)  yang beralamat di Kelurahan Tehang RT.004 Kecamatan Manuhing , membunuh dua orang sekaligus menggunakan senjata tajam berupa Mandau, karena kalap setelah orang tuanya ditagih utang secara kasar oleh korban.

Dua orang yang menjadi korban tersebut yakni Hata.  Warga Tehang ini tewas di TKP di Manuhingraya, Gunungmas dengan luka tebas di kepala dan tangan kiri.

SKB CPNS 2018 dengan Sistem Ranking, 7 Syarat Peserta yang Tak Lolos Passing Grade Bisa Ikuti

Pernikahan Dini, Istri yang Masih Belia Ini Tewas Dianiaya oleh Suaminya

Mobil Bergoyang, Ternyata Pria Asal Kalimantan dan Mahasiswi Ini Lagi Setengah Bugil

Sedangkan Harun atau Bapak Osis warga Kasel ini juga jadi sasaran kemarahan pelaku dengan sejata mandau ditangan hingga korban mengalami luka leher tergorok hampir putus dan siku kiri juga mengalami luka.

Informasi yang terhimpun dari Kapolres Gunungmas AKBP Yudi Yuliadin melalui Kapolsek Manuhing, Iptu Nanang, Jumat (23/11/2018) mengungkapkan, pihaknya telah memgamankan pelaku dan barang bukti berupa sebilah mandau beserta sarungnya.

Dijelaskan, kejadian yang berlangsung pukul 07.00 WIB itu dipicu ketika korban Hata datang menagih utang kepada orang tua tersangka dengan cara kasar dan memukul dinding karena utang tersebut tidak bisa dibayar oleh orang tua tersangka.Lantaran sikap kasar menagih utang itulah yang membuat Dadung tersinggung dan marah besar.

"Tersangka masuk ke dalam pondok dan mengambil mandau dari dalam dapur dan mengejar korban yang lari dan menebas 1 kali ke arah pinggang korban dan korban terjatuh dan menebas beberapa kali ke arah tubuh korban secara membabi buta," ujarnya.

Sialnya lagi, korban kedua yang bernasib nahas menimpa Harun yang saat itu ada di depan pondok tersangka.

Kalteng Putra Menuju Liga 1 2018, Laskar Isen Mulang Targetkan Poin Penuh Hadapi PSS Sleman

Sadio Mane Perpanjang Kontraknya di Liverpool Hingga 2023

"Dia hanya menegur kenapa kamu melakukan begitu, apa masalahnya, itu tindakan kurang ajar," tiru Kapolsek.

Ternyata, pelaku marah besar, kemudian langsung menyerang dan menebas ke arah korban hingga leher Harun pun hampir putus.

"Tindakan, yang dilakukan pelaku tersebut secara sadar saja, buktinya, usai melakukan pembantaian dia langsung menuju pondok dan melempar pisau jenis mandau yang digunakan dan kemudian langsung mengambil sepeda motor menuju Polsek Manuhing menyerahkan diri. (tribunkalteng.com/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved