Kabar Kalsel

Desa Podok Geger Babi Ngepet, Babi Disandera Hingga Pagi

Warga Desa Podok Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar sepanjang malam geger oleh tertangkapnya seorang babi hutan.

Desa Podok Geger Babi Ngepet, Babi Disandera Hingga Pagi
istimewa/polsek aluh-aluh
Babi hutan yang menghebohkan warga Desa Podok karena dikira jelmaan babi ngepet 

TRIBUNKALTENG.COM, MARTAPURA -Warga Desa Podok Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar sepanjang malam geger oleh tertangkapnya seorang babi hutan. Babi yang diduga adalah jelmaan dari babi ngepet ini menjadi biang keresahan warga menyusul kehilangan uang yang kerap dialami warga.

Warga yang menangkapnya pun mengikat babi itu dengan tali tambang dan mengerumuninya hingga larut malam. Tampak babi itu mengerang stres dan kesakitan karena disandera hingga pagi oleh warga yang menangkapnya.

Untuk meyakinkan bahwa babi yang mereka tangkap adalah jelmaan dari babi ngepet warga pun sampai menanyakan ke tokoh masyarakat apakah itu babi hutan atau babi ngepet.

Baca: Link Pengumuman Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS 2018 Kejaksaan, Kemenkumham & BUMN

Baca: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo Ke Semifinal Denmark Open 2018

Baca: Pelatih Chelsea Tertawa dan Membantah Perlakukan Eden Hazard Seperti Seorang Budak

Baca: Malam Ini, Chelsea Vs Manchester United - Mourinho Masih Mengkhawatirkan Pemainnya yang Cedera

" Kabarnya tokoh masyarakat cari seseorang yang bisa, kaya orang pinter lah untuk cek kebenaran apakah itu babi ngepet apa babi hutan," ucap seorang warga setempat Dedi kepada reporter banjarmasinpost.co.id yang dikutip Tribun Kalteng, Sabtu (20/10).

Terpisah Kapolsek Aluh Aluh Iptu H M Rojin melalui Bhabinkamtibmas setempat Brigadir Janu mengatakan jika itu bukan babi ngepet seperti yang dihebohkan, tapi babi hutan biasa.

" Babi hutan biasa bukan babi ngepet. Ya babi hutan biasa tidak ada kejanggalan apapun dari babinya. Kami imbau masyarakat desa podok agar tidak termakan isu yang berkembang sebelum ada bukti benar," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved