Kabar Palangkaraya

RS Doris Sylvanus Banjir Telpon, Ingin Adopsi Bayi Lelaki Dibuang Disemak di Palangkaraya

Setelah tersiarnya kabar penemuan bayi tersebut, banyak sekali orang yang menghubungi untuk mengadopsi bayi tersebut

RS Doris Sylvanus Banjir Telpon, Ingin Adopsi Bayi Lelaki  Dibuang Disemak di Palangkaraya
tribunkalteng.com/fathurahman
Bayi lelaki yang ditemukan di semak belukar di Jalan George Obos Palangkaraya, hingga Jumat (10/8/2018) masih di rawat di RS Doris Sylvanus Palangkaraya 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hingga, Jumat (10/8/2018) masih melakukan perawatan intensif terhadap  bayi berumur kurang dari 24 jam yang ditemukan warga di semak belukar.

Bayi baru lahir yang ditemukan di semak di Jalan George Obos, Palangkaraya, Kamis (9/8/2018) siang tersebut, tampak masih sehat, saat dirawat di RS Doris Sylvanus Palangkaraya.

Aparat kepolisian pun masih terus melakukan penyelidikan terhadap orang tua yang tega membuang bayinya di semak-semak dalam keadaan hidup sehingga akhirnya ditolong warga yang mendengar tangisan bayi tersebut.

Baca: Dahsyatnya Zikir, Amalkan ini Sekali Sehari Saja Selama 10 Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Kapolres Palangkaraya, AKBP Timbul RK Siregar, mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mencari pelaku pembuangan bayi tersebut dengan meminta keterangan beberapa pihak dan mengumpulkan barang bukti.

"Masih kami dalami kasusnya,"ujar Kapolres.

Sementara itu, Plt Wakil Direktur RS Doris Sylvanus, Palangkaraya bidang Pendidikan dan Kemitraan, Theodorus Sapta Atmadja, mengatakan, bayi yamg mereka tangani masih dalam tahap pemulihan.

Baca: Dianggap Gila, Pria Ini Bikin Geger Lanud Iswahyudi karena Bawa Gepokan Uang Puluhan Juta

Kabid Diklit-SDM-Humas RS Doris Sylvanus Palangkaraya ini juga mengungkapkan, setelah tersiarnya kabar penemuan bayi tersebut, banyak sekali orang yang menghubunginya untuk mengadopsi bayi tersebut.

Dia mengatakan, mereka yang menanyakan kondisi bayi tersebut ada yang langsung ke rumah sakit, melalui telepon selularnya, bahkan ada juga yang sengaja datang ke tempat prakteknya.

"Saat ini kami masih fokus untuk memulihkan kondisi bayi tersebut, karena di sekujur tubuhnya banyak luka lecet dan menangani usus bayi yang keluar dari dinding kulit tentu dengan melakukan operasi," ujarnya lagi.(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help