Kabar Palangkaraya

Rizki Ahmad Dimakamkan, Ini Pesan Terakhirnya Untuk King Cobra yang Mematuknya

Pihak keluarga juga melaksanakan keinginan Rizki Ahmad sebelum dia meninggal dunia.

Rizki Ahmad Dimakamkan, Ini Pesan Terakhirnya Untuk King Cobra yang Mematuknya
tribunkalteng.com/faturahman
Berdera hijau berkibar di depan rumah duka di Jalan Danau Rangas Kelurahan Bukittunggal Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalteng 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Jenazah korban tewas digigit Ular King Cobra, Rizki Ahmad (19) akan dikuburkan di Pemakaman, Muslimin, di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (12/7/2018) siang ini setelah salat Djuhur.

Warga yang ingin menguburkan jenazah mulai berdatangan sejak pagi untuk melihat jenazah yang masih disemayamkan di rumah duka di Jalan Danau Rangas, Kelurahan Bukittunggal, Kecamatan Jekanraya, Palangkaraya, Kalteng.

Pihak keluarga akhirnya mengikhlaskan kepergian Rizki, setelah melakukan usaha maksimal dengan membawa korban di patuk ular King Cobra sekaligus pemiknya tersebut ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan secara medis hingga melakukan ritual dibantu para tabib dan pawang untuk Rizki Ahmad selama empat hari di halaman depan rumahnya.

Pihak keluarga juga melaksanakan keinginan Rizki Ahmad sebelum dia meninggal dunia.

Baca: Kalah di Meja Judi, Istri Kedua Sultan Brunei Terlilit Utang, Berlian Kerajaan Dijual

Baca: DNA Manusia Purba 7 Negara Ungkap Leluhur Orang Asia Tenggara

Baca: TGB Dukung Jokowi Capres 2019, Saya Tidak Setuju Partai Allah dan Partai Setan

Yakni berpesan kepada orang tuanya agar Ular King Cobra yang menggigitnya tersebut, tidak dibunuh, tetapi di lepaskan di tempat asal ular tersebut ditangkapnya.

"Ular King Cobra yang menggigit Rizki Ahmad (Dewa) hingga meninggal dunia, sudah dilepaskan oleh keluarganya, Rabu malam tadi, sesuai dengan keinginan atau permintaan terakhir Rizki Ahmad sebelum meninggal dunia," ujar Saleh, warga Jalan Danau Rangas.

Sementara itu, petugas BKSDA Kalteng, Abdul Karim, membenarkan, bahwa ular tersebut dilepas oleh keluarganya di tempat awal ditemukan di Jalan Danau Rangas, sekitar rumah korban bantaran Sungai Kahayan.

"Kami memang beberapa ingin mengambil ular itu, tetapi pihak keluarga menolak memberikannya dengan alasan untuk ritual, dan baru dapat kabar bahwa ular sudah di lepas sendiri oleh pihak keluarganya,"ujarnya.

Persiapan penguburan Jenazah Rizki Ahmad mulai dilakukan oleh keluarga untuk pemakamannya di pemakaman muslimin di Palangkaraya, usai Salat Djuhur, Kamis (12/7/2018) siang.

Penulis: Fathurahman
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved