Klarifikasi BPOM Soal Susu Kental Manis, Ternyata Ada Gula yang Berfungsi Sebagai Pengawet

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan produk susu kental manis mempunyai kandungan susu.

Klarifikasi BPOM Soal Susu Kental Manis, Ternyata Ada Gula yang Berfungsi Sebagai Pengawet
IST
Susu kental manis 

TRIBUNKALTENG.COM  - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan produk susu kental manis mempunyai kandungan susu.

Hal ini diungkapkan Kepala BPOM Penny Lukito menyatakan susu kental manis mengandung susu yang dipekatkan.

Namun susu yang dipekatkan itu kemudian ditambahi gula sehingga menjadikannya manis.

"Air (susu)-nya dikeluarkan, di-evaporate, di-condense, dikentalkan kemudian ditambah gula. Jadi lemaknya itu terkonsentrasi terus ditambah gula," kata Penny saat konferensi pers di Kantor BPOM, Senin (9/7) seperti dikutip dari Kompas.com.

Kemudian Direktur Pengawasan Pangan Risiko Tinggi dan Teknologi Baru BPOM Tetty Sihombing mengamini pernyataan Lukito.

Baca: Prediksi Skor Laga Prancis Vs Belgia, Simak 5 Fakta Menariknya

Baca: Dikabarkan Tewas Tenggelam, Nining Sunarsih Kembali 1,5 Tahun Kemudian, Kebohongan Terbongkar!

Ia berujar produk susu kental manis dapat dibuat dari susu cair yang dipekatkan.

Atau susu serbuk/bubuk yang dicampur dengan gula dan sebagainya.

Tetty juga menyebutkan pihaknya juga telah mengatur kandungan gula serta lemak dalam produk susu kental manis supaya masih bisa disebut susu.

"Yang harus diikuti dalam persyaratan susu kental manis adalah kandungan lemak susu tidak kurang dari delapan persen, protein kurang dari enam setengah persen," kata Tetty.

Sedangkan adanya kandungan gula du dalam susu kental manis ditujukan sebagai alat pengawet.

"Jadi kalau industrinya bermain-main dengan kandungan lemak susu dan protein, dia harus mengatur agar kandungan gula ini berfungsi sebagai pengawet," tambah Tetty.

Tetty juga mengajak masyarakat agar selalu memperhatikan label kandungan gizi sebelum membeli dan mengonsumsi produk susu kental manis.

Sebelumnya, BPOM mengeluarkan Surat Edaran bernomor HK.06.5.51.511.05.18.2000 tahun 2018 tentang Label dan Iklan pada Produk Susu Kental dan Analognya (Kategori Pangan 01.3).

Beredarnya surat tersebut menggegerkan masyarakat yang selama ini beranggapan bahwa produk susu kental manis dapat digunakan sebagai pengganti susu dalam memenuhi kebutuhan asupan nutrisi dan gizi.(*)

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help