Kabar Palangkaraya

Dianggap Vakum, GP Ansor Palangkaraya Gelar Konfercab Dipercepat

Selain memilih ketua dan kepengurusan cabang, Konfercab itu sendiri juga memiliki agenda pelatihan kepemimpinan dasar bagi anggota GP Ansor

Dianggap Vakum, GP Ansor Palangkaraya Gelar Konfercab Dipercepat
net
Logo GP Ansor 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA - Kevakuman kepengurusan Gerakan Pemuda ansor (GP Ansor) Kota Palangkaraya, ternyata menjadi perhatian khusus dari pengurus pusat organisasi Badan Otonom NU tersebut.

Tak heran, perintah digelarnya Konferensi Cabang (Konfercab) pun dilakukan, meski batas akhir kepengurusan masih akan berlangsung sampai beberapa bulan mendatang.

"Terkait dengan keputusan ini, kami telah menyiapkan kegiatan Konfercab untuk dilaksanakan pada 23-25 Maret 2018," ujar Ketua Panitia Konfercab Sumitro.

Baca: 18 Calon KPU Kalteng Kok dari KPU dan Panwaslu?

Selain memilih ketua dan kepengurusan cabang, Konfercab itu sendiri juga memiliki agenda pelatihan kepemimpinan dasar bagi anggota GP Ansor Kota Palangkaraya.

Sumitro menyebut, pihaknya menargetkan setidaknya ada 100 peserta yang akan mengikuti kegiatan dimaksud.

Dengan begitu, pada saatnya nanti juga menjadi pengurus PAC GP Ansor pada lima kecamatan yang ada di Palangkaraya.

Baca: Terkaya di Dunia, Harta Hartono Bersaudara Ini Lebih Besar dari Anggaran Pendidikan RI

Terjadinya kevakuman kepengurusan GP Ansor Kota Palangkaraya terjadi setelah ketua sebelumnya Muhammad Habibie, mengundurkan diri.

Dalam perjalanannya, DPW GP Ansor Kalteng pernah mengambil alih dengan menggelar rapat untuk keberlangsungannya. Hasilnya, mantan Penjabat Satkorwil Banser Kalteng Anasrullah, terpilih sebagai ketua melalui voting.

Baca: Mantan Pj Satkorwil Banser Kalteng Terpilih Jadi Ketua PC GP Ansor Palangkaraya

Terkait hal ini, Ketua DPW GP Ansor Kalteng Elly Syaputra, menyatakan DPP menghendaki agar pemilihan ketua tetap dilaksanakan sesuai dengan mekanisme organisasi.

"Pada dasarnya, kita ingin GP Ansor Kota Palangkaraya kembali bisa eksis sehingga Konfercab ini harus dilaksanakan," kata Elly.

Setelah Kota Palangkaraya, sejumlah kepengurusan GP Ansor di tingkat cabang juga akan berakhir pada 2018. Antara lain di Kabupaten Barito Selatan, Murungraya, Lamandau, dan Sukamara. (TRIBUNKALTENG.COM/mustain khaitami)

Penulis: Mustain Khaitami
Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help