TribunKalteng/

Kalteng Kita

Jalan di Kalteng Ini Diusulkan Pakai Sistem Multiyears Sebesar Rp 1,2 Triliun, Ruas Mana Saja ya?

pemprov juga membahas anggaran setiap tahun yang akan disediakan untuk membiayai delapan proyek tersebut.

Jalan di Kalteng Ini Diusulkan Pakai Sistem Multiyears Sebesar Rp 1,2 Triliun, Ruas Mana Saja ya?
Kontan.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKARAYA -  Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di tahun 2018 mempersiapkan delapan proyek yang menghabiskan anggaran mencapai Rp1,2 triliun.

Tujuannya, mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di provinsi nomor dua terluas di Indonesia ini.

Lantaran anggaran yang dimiliki Pemprov Kateng minim, delapan proyek ini akan menggunakan pola multiyears selama tiga tahun. 

"Delapan proyek ini baru rencana dan sedang dalam pembahasan dengan DPRD Kalteng. Kalau disetujui, rencananya pada Desember 2017 akan kita lakukan lelang. Jadi, awal tahun 2018 sudah bisa langsung dilaksanakan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Leonard S Ampung  usai rapat dengan Komisi D DPRD Kalteng di Palangka Raya, Rabu (8/11).

Adapun delapan proyek tersebut adalah infrastruktur jalan, yakni dari Pangkalan Bun hingga Kotawaringin Lama, Pelantaran-Parenggean-Tumbang Sange-Antang Kalang, Sampit-Samuda, Pagatan-Katingan Tengah, Pangkoh-Bahaur, Bukit Liti-Bawan-Kurung, Kapuas-Maliku-Dadahup, dan Pasar Panas-Bentot-Kamintin.

Leonard mengatakan selain meminta persetujuan DPRD Kalteng, pemprov juga membahas anggaran setiap tahun yang akan disediakan untuk membiayai delapan proyek tersebut.

"Total keseluruhan anggarannya kan Rp1,2 triliun dan harus sudah lunas dalam waktu tiga tahun. Jadi harus ditentukan berapa setiap tahun yang dianggarkan untuk membayarnya," ucap dia.

Selain itu, Dinas PUPR Kalteng juga tetap akan melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan yang kondisinya sudah rusak parah. Sebab, bila tidak segera dilakukan perbaikan, akan membuat kondisinya semakin parah dan sulit dilalui kendaraan.

Editor: Mustain Khaitami
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help