TOPIK
Kerusuhan di Rutan Sialang Bungkuk
-
Efra memilih menyerahkan diri setelah merasa tidak tenang dan merasa punya tanggung jawab atas hukuman yang harus dijalaninya.
-
Tidak berapa lama melakukan penyelidikan, Jumat (12/5/2017) sore status penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan. Penyidik telah menemukan adanya
-
Yosanna menjelaskan, kasus ini harus menjadi pelajaran berharga bagi Kalapas seluruh Indonesia supaya memperhatikan kondisi di rutan.
-
Tahanan di Rutan Pekanbaru sebelumnya berjumlah 1.870 orang. Pada Jumat (5/5/2017) kemarin, sebanyak 442 orang berhasil melarikan diri.
-
Satu di antaranya adalah persoalan dugaan pungutan liar. Hal ini menggambarkan betapa besarnya bisnis ilegal yang terjadi di rumah tahanan ini.
-
Pencopotan jabatan kepala rutan ini menjadi satu dari empat kesepakatan hasil mediasi antara perwakilan penghuni rutan dengan Direktur Jenderal
-
Tahanan di blok ini membobol pintu dari dalam secara bersama-sama. Setelah pintu dibobol, mereka selanjutnya membuka pintu sel yang bersebelahan
-
Minimnya petugas sipir yang berjaga membuat aksi kerusuhan tersebut dimanfaatkan 200-an napi dan tahanan untuk melarikan diri dari rutan.
-
Sejak kaburnya ratusan warga binaan dengan cara melakukan pendobrakan pintu lapas selepas Shalat Jumat (5/5/2017) tadi, warga binaan mulai diamankan
-
Suasana di Rumah Tahanan (rutan) Kelas II B Sialang Bungkuk tegang. Tahanan saat ini masih berusaha kabur.
-
Mereka yang berhasil melarikan diri dari Rutan merupakan tahanan yang dalam satu blok.
-
Peristiwa yang terjadi saat dilakukan razia tersebut membuat enam tahanan mengalami luka akibat terkena lemparan batu.