Liga Italia

Pelatih Juventus Bela Lois Openda, Cek Target Transfer Bianconeri ada Kiper dan Striker

Pelatih Kepala Juventus Luciano Spalletti berikan pembelaan untuk Lois Openda yang dianggap buntu.

Tayang:
Logo Juventus
Logo Juventus, cek transfer Juventus di Liga Italia Serie A 

TRIBUNKALTENG.COM - Kabar Liga Italia, Luciano Spalletti membela penyerang Juventus yang sedang kesulitan dan menyebutkan Lois Openda sangat mengerikan di depan gawang.

Juventus memiliki beberapa penyerang yang kesulitan mempertahankan konsistensi musim ini.

Ya, termasuk Lois Openda, yang bergabung dengan klub tersebut pada musim panas dari RB Leipzig.

Baca juga: LIVE Skor Hasil Liverpool Vs Chelsea, Perebutan Tiket Menuju Liga Champions

Baca juga: AS Roma Dukung Gaspersini dan Pecat Ranieri, Giallorossi Rekrut Kerim Alajbegovic

Baca juga: Juventus Capai Kesepakatan Dengan Allison, 3 Pemain Dijual Demi Rekrut Lewandowski

Penyerang asal Belgia ini tiba di Turin dengan reputasi yang kuat, sebelumnya dianggap sebagai salah satu penyerang paling menjanjikan di sepak bola Jerman.

Hal tersebut juga yang membuat Juventus berinvestasi padanya dengan harapan tinggi.

Namun, sejak kedatangannya, Lois Openda kesulitan beradaptasi dan belum mampu secara konsisten mengulangi performa yang membuatnya menonjol di Jerman.

Ia kini telah bekerja di bawah dua manajer berbeda di Juventus dan kesulitan memberikan dampak yang signifikan di bawah kepemimpinan keduanya.

Hal tersebut yang menyebabkan kritik terhadap penampilannya di Stadion Allianz semakin meningkat.

Sudah ada spekulasi bahwa Juventus dapat mempertimbangkan penjualan di jendela transfer mendatang jika ada tawaran yang sesuai.

Terlepas dari itu, manajer saat ini, Luciano Spalletti, terus menunjukkan kepercayaan pada pemain tersebut dan secara terbuka membelanya selama masa sulit.

Spalletti Membela Penyerang yang Sedang Kesulitan

Spalletti menekankan pentingnya kesabaran dan keseimbangan dalam skuad, terutama dalam mengelola pemain yang beradaptasi dengan sistem dan ekspektasi baru.

Sang manajer menegaskan bahwa keputusan seleksi didasarkan pada kebutuhan tim secara keseluruhan, bukan pada kekurangan individu.

“Itu kesalahan lain yang saya buat yang tidak Anda sebutkan, karena saya harus memilih dan saya membuat pilihan dengan mencoba mempertimbangkan semuanya, mungkin saya melewatkan sesuatu," jelas Spalletti.

"Dia bekerja keras, dia sangat berbahaya dalam hal ketersediaan, semua orang menyukainya."

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved