Liga Italia
Bek AS Roma Jadi Target Baru Barcelona, Giallorossi Perhitungkan Proses Transfer
Pemain bertahan AS Roma, Evan Ndicka jadi incaran Barcelona setelah rumitnya proses Alessandro Bastoni.
"Mungkin kita tidak melakukan hal yang benar. Kita kesulitan melawan mereka semua. Mungkin ini tentang bagaimana tim-tim dibangun di sini. Meniru gaya permainan mereka."
"Sepak bola sulit, tergantung pada kualitas pemainnya.”
Gian Piero Gasperini kemudian diminta untuk memberikan penilaiannya tentang performa timnya sejauh ini di musim 2025-26.
“Skuad tahun ini agak istimewa, ini tidak mudah. Kami masih dalam persaingan dan saya memberikan pujian kepada tim."
"Profesionalisme dan kekompakan yang luar biasa. Sambutan di Bologna sangat fantastis.”
Kemudian disampaikan kepada Gasperini bahwa timnya cenderung tampil kurang maksimal di tahap akhir pertandingan, terutama jika dibandingkan dengan rival langsung mereka di liga.
“Namun, mungkin kita unggul dalam angka-angka lain. Kita berada di posisi kelima dalam klasemen. Memang benar, kita tidak sering berhasil mendapatkan poin di menit-menit terakhir, yang sering dilakukan oleh tim lain. Namun, kita akan berupaya untuk memperbaikinya.”
Pelatih Roma itu juga ditanya apakah ia berencana untuk mengembalikan Wesley ke posisi sayap kanan di beberapa kesempatan, mengingat ia lebih sering bermain di sayap kiri sepanjang musim 2025-26.
“Dia adalah pemain yang telah mengalami evolusi penting. Dia bisa bermain di sisi kanan maupun kiri, meskipun tentu saja dia adalah pemain kaki kanan."
"Ketika Anda memiliki pemain yang kuat, Anda dapat menempatkan mereka di lapangan dan kemudian menemukan posisi yang paling sesuai untuk mereka.”
“Itu juga tergantung pada situasinya. Pada periode ini, kami memiliki Celik yang tersedia, tetapi kami praktis tidak pernah memiliki Angelino dan itu merupakan kerugian besar."
"Wesley adalah pemain yang berharga dan itu yang terpenting.”
Gasperini 'puas' dengan hasil yang diraih skuadnya sejauh ini di musim ini.
“Setiap orang punya ruang untuk berkembang. Anda memperoleh nilai di segala usia. Saya puas. Semua orang telah bermain, semua orang telah memberikan kontribusinya."
"Tidak pernah ada masalah perilaku. Saya berterima kasih kepada mereka. Jika kita masih bertahan, itu berkat mereka.”
Pemain AS Roma Matias Soule mendapatkan tawaran dari Aston Villa dan sejumlah klub lain pada musim panas mendatang.
Aston Villa diminta membayar 40 juta euro untuk transfer tersebut.
Hal tersebut membuat The Villans kemungkinan akan menegosiasikan harga yang lebih rendah.
Aston Villa semakin sering disebut-sebut sebagai peminat Matias Soule menjelang jendela transfer musim panas.
Pekan lalu, diklaim dari Italia tentang masa depan pemain Argentina itu di AS Roma yang tidak pasti.
Tim Unai Emery telah memantaunya selama berbulan-bulan dan minat mereka diyakini telah muncul kembali.
Bournemouth juga tertarik, dan Matias Soule sedang berada di bawah pengawasan ketat di AS Roma.
Ada lebih banyak tanda yang meyakinkan bahwa masa sang penyerang mungkin telah berakhir, dengan Atletico Madrid bergabung dengan Aston Villa dalam persaingan.
Harga yang harus dibayar Roma mulai terlihat jelas.
Dilaporkan bahwa hari ini bisa menjadi hari yang krusial dalam karier Matias Soule di AS Roma.
Mereka akan menghadapi Fiorentina dalam pertandingan liga penting yang dapat menjaga peluang mereka untuk memperebutkan tempat di Liga Champions.
Mantan pemain muda Juventus ini mengalami cedera pangkal paha dalam beberapa pekan terakhir.
Hal itu berdampak pada performanya, tetapi tidak mengurangi minat dari berbagai klub.
Tim asuhan Diego Simeone telah mendatangkan beberapa pemain dari Serie A dalam beberapa tahun terakhir.
Kini mereka memantau Matias Soule.
AS Roma tidak terburu-buru untuk menjualnya, tetapi jika ada peminat yang menawarkan sekitar 40 juta euro, mereka akan mempertimbangkan penjualan di musim panas.
Aston Villa kemungkinan akan mencoba menegosiasikan angka tersebut ke bawah atau lebih rendah lagi.
Para perantara kemungkinan sedang menjajaki pasar.
Karena situasi keuangan AS Roma dan kesulitan memenuhi peraturan keuangan, rasanya tidak ada pemain yang aman.
Dalam kasus seperti ini, klub-klub menjelajahi pasar melalui perantara untuk melihat pemain mana yang dapat menjamin keuntungan modal bagi mereka.
Itulah yang tampaknya terjadi di sini.
AS Roma membayar 26 juta euro untuknya pada tahun 2024 dan nilai Matias Soule saat ini di pembukuan mereka kurang dari 20 juta euro.
Akibatnya, biaya sekitar 40 juta euro akan tercatat sebagai keuntungan modal yang besar, sehingga berperan dalam meredakan ketegangan FFP (Financial Fair Play).
Idealnya, pemain seperti Evan Ndicka akan menjamin keuntungan modal yang lebih tinggi karena ia bergabung dengan AS Roma secara gratis.
Namun, tampaknya Giallorossi sedang mengamati peluang dan menilai apakah pemain lain juga menarik minat klub lain.
AS Roma
Barcelona
Inter Milan
Evan Ndicka
Alessandro Bastoni
Manu Kone
Gian Piero Gasperini
Paulo Dybala
Liga Italia
Matias Soule
| Penyebab Juventus Tertinggal dari Inter Milan, De Gea Ingin Gabung Bianconeri |
|
|---|
| Kekecewaan Theo Hernandez, Unggahan Anti RedBird AC Milan Jadi Sorotan Publik |
|
|---|
| AS Roma Dengarkan Tawaran Aston Villa tuk Soule, Cek Kondisi Paulo Dybala-Manu Kone |
|
|---|
| Inter Milan Naikan Biaya Bastoni dan Buat Barcelona Stres, Romero Opsi Baru Blaugrana |
|
|---|
| AC Milan dan Allegri Makin Tertarik Pada Ismael Kone, Nasib Maignan Usai Rossoneri Kalah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Logo-AS-Roma-Serie-A.jpg)