Liga Italia

Juventus Saingi Chelsea dan Man United, Striker Muda PSG Ramos Target Utama

Juventus berpotensi bersaing ketat dengan Chelsea dan Manchester United di bursa transfer musim panas ini.

Tayang:
Logo Juventus
Logo Juventus, cek transfer Juventus di Liga Italia Serie A 

Seperti yang dilaporkan baru-baru ini, Juventus telah memutuskan untuk melepas Teun Koopmeiners, Jonathan David, dan Lois Openda.

Ketiga pemain tersebut kesulitan memberikan dampak yang konsisten sejak bergabung dengan klub.

Openda dan David bergabung di awal musim tetapi belum mampu membenarkan investasi yang telah dilakukan pada mereka.

Sementara Koopmeiners telah menjalani dua musim yang mengecewakan selama waktunya bersama Juventus.

Prospek Pasar yang Tidak Pasti

Klub kini berharap dapat menarik minat dari calon pembeli di musim panas, sehingga mereka dapat melepas para pemain ini dan mengurangi beban keuangan yang terkait dengan gaji mereka.

Melepas mereka akan menciptakan ruang untuk tambahan pemain baru sebagai bagian dari rencana pembangunan kembali di bawah Spalletti.

Namun, mendapatkan biaya transfer yang menguntungkan mungkin akan sulit kecuali jika performa mereka meningkat di pertandingan yang tersisa.

Penampilan yang kuat di tahap akhir musim dapat membantu mengembalikan kepercayaan pada kemampuan mereka dan meningkatkan nilai pasar mereka.

Pada akhirnya, Juventus menghadapi dilema yang rumit karena berupaya menyegarkan skuadnya sekaligus memastikan memaksimalkan potensi pemain yang belum menunjukkan performa sesuai harapan.

Juventus memiliki rencana musim panas yang berbeda untuk dua pemainnya, yakni Jonathan David dan Lois Openda.

Meskipun Jonathan David maupun Lois Openda belum berhasil memenangkan hati para penggemar, Juventus hanya ingin melepas salah satu dari keduanya.

Bianconeri memulai musim panas lalu dengan merekrut striker Kanada itu dengan status bebas transfer setelah kontraknya dengan LOSC Lille berakhir.

Di sisi lain, pemain Belgia itu menyelesaikan transfernya di hari terakhir bursa transfer dari RB Leipzig.

Ia dianggap banyak orang sebagai pembelian panik setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Paris Saint-Germain untuk Randal Kolo Muani.

Fabrizio Romano mengungkap kabar terbaru tentang Jonathan David dan Lois Openda

Sayangnya bagi keduanya, mereka sama-sama tampil kurang memuaskan di musim pertama mereka di Turin.

Dalam beberapa pekan terakhir, Luciano Spalletti memutuskan untuk mencoret keduanya.

Bahkan menurunkan Jeremie Boga, seorang pemain sayap, sebagai penyerang tengah palsu.

Dengan kembalinya Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik setelah lama absen karena cedera.

Maka David dan Openda tetap berada di bangku cadangan sepanjang pertandingan melawan Sassuolo pada hari Sabtu.

Oleh karena itu, dengan para pemain yang didatangkan pada musim panas berada di urutan terbawah, dapat dibayangkan bahwa Damien Comolli dan Marco Ottolini akan sangat ingin menjual keduanya.

Namun menurut jurnalis Italia Fabrizio Romano, Lois Openda adalah satu-satunya yang terancam ditutup.

“Juve sudah mencari pembeli untuk Openda, lebih tertarik padanya daripada pada David,” kata pakar bursa transfer di saluran YouTube Italianya seperti yang dikutip oleh IlBianconero .

“Tidak ada urgensi seperti itu untuk pemain Kanada tersebut, setidaknya tidak dalam strategi klub."

"Sebaliknya, karier Openda sudah berakhir. Juventus akan berpisah dengannya musim panas ini.”

Mengapa Juventus lebih memilih David daripada Openda?

Sikap manajemen yang kontras terhadap kedua pemain tersebut seharusnya tidak mengejutkan.

Meskipun Jonathan David tidak membuat Stadion Allianz bergemuruh, setidaknya ia berhasil mencetak gol sebanyak tujuh kali.

Statistik juga mengungkapkan bahwa mantan bintang Lille ini selalu menjadi salah satu pemain yang paling banyak menutup ruang di lapangan saat ia menjadi starter.

Oleh karena itu, pemain Kanada ini bisa diberi kesempatan lain untuk membuktikan kemampuannya musim depan.

Di sisi lain, Openda baru mencetak dua gol, dan tampaknya ia hanya berguna dalam serangan balik.

Sehingga ia kurang cocok untuk Juventus, yang seringkali harus melewati pertahanan rapat di Serie A.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved