Berita Palangka Raya

Karhutla Mulai Mengintai Permukiman di Palangka Raya, Warga Padamkan Api dengan Alat Seadanya

Karhutla di Palangka Raya mulai mengintai permukiman warga, seperti terjadi di Kelurahan Panarung sempat terbakar dekat rumah warga sekitar

Tayang:
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
BPB-PK Kalteng untuk TribunKalteng.com
MEMADAMKAN - Petugas BPB-PK Kalteng bersama tim Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan rawan Karhutla di Palangka Raya, beberapa waktu lalu.Bekas lahan kosong yang terbakar di Jalan Kayu Maranti, Palangka Raya, Selasa (2/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • karhutla mengintai permukiman warga api membakar lahan kosong di Jalan Kayu Maranti, Kecamatan Pahandut, Selasa (2/6/2026) sore.
  • Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar khawatir karena lokasi kebakaran berada dekat dengan rumah penduduk.
  • Melihat api yang di sebelah rumahnya itu semakin membesar, Rahmadi bersama warga lainnya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang ke lokasi.

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Karhutla di Palangka Raya. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengancam kawasan permukiman warga di Kota Palangka Raya, Kalimantan  Tengah (Kalteng).

Terbaru api membakar lahan kosong di Jalan Kayu Maranti, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Selasa (2/6/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar khawatir karena lokasi kebakaran berada dekat dengan rumah penduduk.

Rahmadi (33), warga setempat mengatakan, saat dirinya mengetahui kejadian tersebut, api sudah dalam kondisi membesar dan menyebar di area lahan.

"Sekitar jam tiga-an api sudah menyebar, sudah mulai membesar," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Melihat api yang di sebelah rumahnya itu semakin membesar, Rahmadi bersama warga lainnya berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu petugas datang ke lokasi.

"Karena rumah dekat, jadi kami berusaha memadamkan dulu dengan alat seadanya," katanya.

Menurut Rahmadi, sejumlah relawan dan armada pemadam kebakaran kemudian berdatangan untuk membantu proses pemadaman.

Meski demikian, akses menuju lokasi yang berada di kawasan jalan lingkungan cukup sempit sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi kendaraan berukuran besar.

"Kalau mobil pemadam yang besar ada di sebelah, tetapi yang kecil-kecil sudah banyak yang datang lebih dulu," ucapnya.

Ia menjelaskan, lahan yang terbakar merupakan lahan kosong yang telah ditimbun dan berada di dekat area permukiman warga.

Kondisi cuaca yang panas dan minim hujan dalam beberapa waktu terakhir diduga membuat vegetasi di lokasi menjadi kering dan mudah terbakar.

Baca juga: Upaya Cegah Karhutla di Kalteng Berujung Kompor Tak Nyala, Perempuan Peladang Tanggung Beban Besar

Baca juga: BMKG Prediksi Kemarau Kalteng Cepat di Awal Juni 2026, BPBD Palangka Raya Siap Antisipasi Karhutla

"Lahan kosong, sudah ditimbun. Memang sudah kering karena musim kemarau," tuturnya.

Ketika petugas pemadam kebakaran bersama relawan lainnya, api bisa dengan cepat dipadamkan sebelum bisa menyebar ke area lainnya.

Meski lahan yang terbakar tak terlalu luas, kejadian itu cukup membuat warga panik, serta menjadi peringatan kebakaran lahan juga bisa terjadi di sekitar pemukiman memasuki kemarau ini. 

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun luas lahan yang terdampak dalam kejadian tersebut.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved