Berita Palangka Raya
DPKP Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, 1.500 Sapi dan 500 Kambing Tersedia di Palangka Raya
DPKP Kota Palangka Raya, memastikan ketersediaan hewan kurban Kota Palangka Raya mencapai sekitar 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing
Penulis: Arai Nisari | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Ketersediaan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Palangka Raya, dalam kondisi aman dan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
- Kepala DPKP Kota Palangka Raya Sugiyanto mengatakan, hingga saat ini jumlah sementara hewan kurban yang masuk ke Kota Palangka Raya mencapai sekitar 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing.
- Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya saat Iduladha 2026 nanti.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya, memastikan ketersediaan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kota Palangka Raya, dalam kondisi aman dan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepala DPKP Kota Palangka Raya Sugiyanto mengatakan, hingga saat ini jumlah sementara hewan kurban yang masuk ke Kota Palangka Raya mencapai sekitar 1.500 ekor sapi dan 500 ekor kambing.
“Hewan kurban ini selain dari peternak lokal juga dipasok dari luar daerah, seperti NTT Kupang, Sulawesi Selatan, dan NTB,” ujar Sugiyanto saat ditemui di sela pemeriksaan hewan kurban di kawasan Lingkar Luar Kota Palangka Raya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Palangka Raya saat Iduladha 2026 nanti.
Ia menyebut kebutuhan hewan kurban pada tahun sebelumnya berada di kisaran 1.204 ekor sapi. Dengan jumlah pasokan yang masuk tahun ini, DPKP memperkirakan kebutuhan masyarakat tetap tercukupi meski ada potensi kenaikan permintaan.
“Kami perkirakan kebutuhan tahun ini masih aman. Kalaupun ada kenaikan, mungkin hanya sekitar 5 sampai 10 persen,” katanya.
Selain memastikan ketersediaan hewan kurban, DPKP juga melakukan langkah antisipasi terhadap penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak yang masuk ke Kota Palangka Raya.
“Begitu sapi datang ke Palangka Raya langsung kami lakukan vaksinasi PMK. Ini langkah antisipasi karena PMK masih menjadi perhatian utama,” jelasnya.
Sugiyanto mengatakan kasus hewan kurban yang terindikasi PMK tahun ini diperkirakan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Pada pemeriksaan Iduladha tahun lalu, DPKP menemukan sekitar 174 ekor hewan yang terindikasi PMK dari hasil pengawasan di lapangan.
“Kalau tahun ini sementara terlihat menurun karena vaksinasi dan pengawasan juga terus dilakukan,” ujarnya.
Selain vaksinasi, DPKP mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dua pekan menjelang Iduladha. Pemeriksaan dilakukan oleh tiga tim dokter hewan yang menyasar lokasi penjualan hewan kurban di Kota Palangka Raya.
Sugiyanto mengatakan pemeriksaan kesehatan hewan kurban diperkirakan berlangsung selama satu pekan ke depan untuk memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan layak kurban.
Selain memastikan kesehatan hewan kurban, DPKP Kota Palangka Raya juga menyiapkan layanan pemotongan hewan kurban melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rumah Potong Hewan (RPH).
Layanan tersebut disediakan bagi masyarakat yang ingin melakukan penyembelihan hewan kurban secara aman, higienis, dan sesuai syariat Islam.
| Kalteng Jadi Penyuplai Minyak Sawit untuk B50, Walhi Pertanyakan Komitmen Tata Kelola Lingkungan |
|
|---|
| Jelang Iduladha 2026, DPKP Palangka Raya Periksa Hewan Kurban Pastikan Sehat dan Bebas PMK |
|
|---|
| Pemprov Kalteng dan UMPR Teken MoU Program Vokasi Pertanian, Biaya Kuliah Ditanggung APBD |
|
|---|
| Polda Kalteng Tekan Potensi Laka Lantas Berakibat Fatal pada Angkutan Darat |
|
|---|
| Soal Kesiapan B50 di Kalteng, Gubernur Agustiar Sebut Pakai Lahan Sawit yang Sudah Ada |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Hewan-kurban-di-Palangka-Raya-13-mei-2026.jpg)