Berita Palangka Raya
Pemprov Kalteng Siap Maksimal Dukung Program B50
Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan lahan sawit seluas 2 juta hektare, untuk kebutuhan BBM Biodiesel 50 persen atau B50
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) siap mendukung program pemerintah pusat, BBM biodiesel 50 persen atau B50.
- Pemerintah pusat telah memerintahkan penggunaan B50 per Juli 2026.
- Pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan dari hulu ke hilir.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) siap mendukung program pemerintah pusat, BBM biodiesel 50 persen atau B50.
Dukungan itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalteng, Norhani usai menjadi narasumber diskusi dengan tema Strategi Implementasi B50 dalam Menjaga Ketahanan Energi yang dilaksanakan BI Kalteng, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan, pemerintah pusat telah memerintahkan penggunaan B50 per Juli 2026.
"Jadi kalau dikatakan siap, Pemprov harus siap," ujar Norhani.
Baca juga: Sopir Truk CPO di Kotim Tanggapi Rencana B50: Harap Lebih Murah, Tapi Khawatir Dampak ke Mesin
Norhani menyebut, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan dari hulu ke hilir.
"Hilirisasi sawit ini menjadikannya bukan hanya sebagai bahan mentah, melainkan barang jadi, salah satunya minyak yang sudah ada saat ini," kata dia.
Penggunaan B50 ini, menurut Norhani, bakal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lapangan pekerjaan di Kalteng.
Norhani menegaskan, keberlanjutan lingkungan merupakan pertimbangan penting dalam memenuhi kebutuhan B50.
Selain itu, Pemprov Kalteng juga mesti memastikan tak ada konflik agraria yang merugikan masyarakat jika ingin menambah lahan sawit untuk B50.
"Kita memanfaatkan BUMD dan Bumdes, juga ada Koperasi Merah Putih. Nanti akan ada pemberdayaan industri petaninya," tegas Norhani.
Walaupun Kateng memiliki potensi sawlt yang sangat besar, tantangan utama saat ini, kata Norhani, adalah mengubah kekuatan produksi menjadi industri bernilai tambah tinggi.
"Melalui hilirisasi, penguatan infrastruktur, dan pengembangan energi terbarukan seperti biodisel B50 agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas di daerah," tutupnya.
| Kadinkes Sebut Nihil Kasus Hantavirus di Palangka Raya, Imbau Warga Jaga Kebersihan |
|
|---|
| Pekerja di Kalteng Banyak Belum Miliki Perlindungan Kerja, Disnakertrans Dorong Daftar BPJS |
|
|---|
| Terdakwa Polisi di Palangka Raya Tipu Lansia, Akui Salah dan Minta Hukuman Ringan |
|
|---|
| Lahan Program Cetak Sawah Kalteng 2025 Seluas 26 Ribu Hektare, Libatkan Kodim di Kabupaten |
|
|---|
| Pedagang Sebut Minyak Kita Sulit Didapat di Palangka Raya, DPKUKMP Berdalih Stok Masih Lancar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Norhani-Kadisperidag-Kalteng.jpg)