Aturan Baru Beli Pertalite dan Pertamax
Berebut dengan Pelangsir, Warga Palangka Raya Antre BBM hingga Telat Kerja
Antrean panjang di sejumlah SPBU di Palangka Raya membuat warga Kota telat kerja karena menunggu giliran untuk mengisi bahan bakar
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Heri Aditya (34), warga Palangka Raya, mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.20 WIB. Saat pertama datang, Heri mengantre sekira 300 meter dari SPBU. Sekitar 40 menit menunggu masih belum sampai depan SPBU di Jalan Imam BOonjol.
- Dirinya juga tak menyangka, antrean di SPBU bisa sangat panjang, hingga harus antre berjam-jam.
- Menurut Heri, antrean panjang ini, juga menyulitkan warga khusunya bagi yang harus berangkat kerja.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Antrean panjang Bahan Bakar Minyak (BBM), masih terlihat di sejumlah SPBU di Palangka Raya, Kamis (7/5/2026).
Terlihat di SPBU Jalan RTA Milono dan Jalan Imam Bonjol, antrean begitu panjang hingga keluar dari area SPBU. Antrean itu bahkan sudah dimulai sejak pukul 06.00 WIB.
Petugas SPBU bahkan harus turun tangan untuk mengatur antrean kendaraan agar tak mengganggu jalan.
Heri Aditya (34), warga Palangka Raya, mengaku sudah mengantre sejak pukul 08.20 WIB. Saat pertama datang, Heri mengantre sekira 300 meter dari SPBU.
"Sekitar 40 menit menunggu masih belum sampai depan SPBU," ujar Heri saat mengantre di SPBU Jalan Imam Bonjol.
Dirinya juga tak menyangka, antrean di SPBU bisa sangat panjang, hingga harus antre berjam-jam.
"Entah karena kebijakan pembatasan itu atau karena rebutan dengan pelangsir juga," ucapnya.
Menurut Heri, antrean panjang ini, juga menyulitkan warga khusunya bagi yang harus berangkat kerja.
Hal itu, juga dirasakan Yuni (38), warga Palangka Raya lainnya. Ia mengaku, sudah antre sejak pukul 07.30 WIB.
Baca juga: Imbas Antrean BBM di Palangka Raya, Warga Keluhkan Tak Bisa ke Pasar hingga Antar Anak Sekolah
Baca juga: Pembatasan Pembelian BBM Mulai Berlaku oleh Pemko, Warga Palangka Raya Keluhkan Antrean Panjang
Namun, setelah hampir satu jam menunggu, Yuni tak kunjung mendapat BBM. Karena itu ia terpaksa datang terlambat ke salonnya.
Meski salonnya sudah buka sejak pagi dan ada yang menjaga, tanpa kehadiran Yuni tentu akan menambah pekerjaan karyawannya.
"Kalau lagi banyak orang kan, susah juga," kata dia.
Yuni berharap, antrean panjang di SPBU ini tak bertahan lama agar masyarakat bisa mendapat BBM tanpa harus menunggu berjam-jam.
"Jelas terganggu sekali, tidak mungkin tidak," tandasnya.
| Imbas Antrean BBM di Palangka Raya, Warga Keluhkan Tak Bisa ke Pasar hingga Antar Anak Sekolah |
|
|---|
| Sehari Diumumkan, Pembatasan BBM oleh Pemko di Palangka Raya Ditunda, Antrean Jadi Pertimbangan |
|
|---|
| Pembatasan Pembelian BBM Mulai Berlaku oleh Pemko, Warga Palangka Raya Keluhkan Antrean Panjang |
|
|---|
| BREAKING NEWS Beli Pertalite Pertamax di Palangka Raya Kalteng Dibatasi, ini Pesan Fairid Naparin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/sntrean-bbm-7-mei-2026-okkk-223.jpg)