Berita Palangka Raya

18.669 Warga Palangka Raya Terima Beras dan Minyak Goreng dari Program CPP

Pemko Palangka Raya salurkan bantuan beras 20 Kg dan minyak goreng 4 liter pada warga pada Februari-Maret, pada Selasa (31/3/2026).

Tayang:
18.669 Warga Palangka Raya Terima Beras dan Minyak Goreng dari Program CPP - Program-Cadangan-Pangan-Pemerintah-1-31-Maret-2026.jpg
Tribunkalteng.com/Arai Nisari
Program Cadangan Pangan Pemerintah 1 31 Maret 2026 MENERIMA BANTUAN - Warga Kelurahan Bukit Tunggal membawa pulang bantuan pangan berupa dua karung beras masing-masing 10 kilogram dan minyak goreng usai proses verifikasi KTP dan KK, Selasa (31/3/2026). Penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dilakukan bertahap, dengan total 18.669 penerima di Kota Palangka Raya.
18.669 Warga Palangka Raya Terima Beras dan Minyak Goreng dari Program CPP - Program-Cadangan-Pangan-Pemerintah-2-31-Maret-2026.jpg
Tribunkalteng.com/Arai Nisari
MENERIMA BANTUAN - Warga Kelurahan Bukit Tunggal membawa pulang bantuan pangan berupa dua karung beras masing-masing 10 kilogram dan minyak goreng usai proses verifikasi KTP dan KK, Selasa (31/3/2026). Penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dilakukan bertahap, dengan total 18.669 penerima di Kota Palangka Raya.
Ringkasan Berita:
  1. Pemko Palangka Raya salurkan bantuan beras 20 Kg dan minyak goreng 4 liter pada warga pada Februari-Maret, pada Selasa (31/3/2026).
  2. Program bantuan secara keseluruhan menjangkau 18.669 warga di Kota Palangka Raya atau meningkat sebanyak 364 orang dibanding periode sebelumnya.
  3. Asisten II Setda Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program CPP.
  4. Bantuan disalurkan didominasi beras lokal Kalimantan Tengah, termasuk dari wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Bantuan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter mulai disalurkan kepada warga di Kota Palangka Raya untuk periode Februari–Maret 2026, Selasa (31/3/2026).

Di Aula Kelurahan Bukit Tunggal, Jalan Badak, warga datang membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP asli untuk memastikan mereka terdaftar sebagai penerima manfaat.

Mereka menunggu di bawah tenda hingga nama dipanggil petugas sebelum masuk ke dalam aula.

Baca juga: Sekda Kalteng Dilantik, Wagub Edy Pratowo Beri Sinyal Linae Aden Salah Satu Kandidat

Baca juga: 1.571 Jemaah Haji Kalteng Dijadwalkan Berangkat Mulai Mei 2026

Baca juga: Isu Transfer Liga Italia: Gerak Cepat AC Milan Rekrut Bek Kiri Liverpool, Pengganti Hernandez

Di dalam ruangan, tumpukan karung beras dan minyak goreng tersusun rapi, hampir memenuhi sisi aula.

Setelah data dinyatakan sesuai, warga menerima bantuan berupa dua karung beras masing-masing 10 kilogram serta minyak goreng sebanyak 4 liter.

Program bantuan tersebut secara keseluruhan menjangkau 18.669 warga di Kota Palangka Raya, atau meningkat sebanyak 364 orang dibanding periode sebelumnya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, melalui Asisten II Setda Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Program ini berasal dari pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional dan disalurkan melalui Perum Bulog, sementara pemerintah daerah bertugas memastikan distribusi tepat sasaran di lapangan.

“Kalau seluruhnya, Kota Palangka Raya ini 18.669 penerima, dari desil 1 sampai 4,” ujarnya.

Ia menjelaskan, data penerima bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dihimpun pemerintah pusat dan dapat diperbarui secara berkala.

“Per bulan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Karena ini dua bulan, jadi total yang diterima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” jelasnya.

Selain jumlah penerima yang meningkat, bantuan yang disalurkan juga didominasi beras lokal Kalimantan Tengah, termasuk dari wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

“Mayoritas beras lokal, jadi sesuai dengan selera konsumsi masyarakat kita,” tambahnya.

Penggunaan beras lokal ini dinilai membuat bantuan lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Samsul juga mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan dengan baik oleh penerima.

“Ini untuk membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat. Saya juga mengingatkan jangan dijual, tapi dimanfaatkan untuk keluarga,” tegasnya.

Penyaluran bantuan tidak dilakukan dalam satu hari, melainkan bertahap di masing-masing wilayah.

Di Kelurahan Bukit Tunggal sendiri, jumlah penerima mencapai sekitar 2.000 lebih warga.

Setiap harinya, sekitar 500 orang dilayani dengan pembagian jadwal berdasarkan RT untuk menghindari penumpukan antrean.

“Hari ini sekitar 500 lebih. Jadi kemungkinan 4 sampai 5 hari selesai. Kalau ada yang belum sempat mengambil, bisa menyusul di hari berikutnya,” katanya.

Artinya, penyaluran bantuan ini akan berlangsung beberapa hari hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.

Salah satu warga, Diana (44), mengaku bersyukur bisa menerima bantuan tersebut.

Ia menyebut bantuan yang diterimanya berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

“Alhamdulillah, ini pertama kali dapat,” ujarnya.

Menurut Diana, bantuan tersebut datang di waktu yang tepat, terutama setelah kebutuhan rumah tangga meningkat usai Lebaran.

“Pas banget habis Lebaran, pas lagi butuh,” katanya.

Ia berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus berlanjut ke depannya.

“Mudah-mudahan berlanjut, bulan-bulan berikutnya masih ada,” harapnya.

Diana merupakan warga Kelurahan Bukit Tunggal, salah satu wilayah yang menjadi lokasi penyaluran bantuan CPP.

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved