Berita Palangka Raya
Alat Mematikan Sel Kanker Ada di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, Masyarakat Bisa Deteksi Dini
RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, kini memiliki alat bernama Linear Accelerator atau Linac, alat medis berbasis sinar-X mematikan sel Kanker
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Pihak RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya memiliki Linear Accelerator atau Linac,i alat medis berbasis sinar-X untuk mematikan sel Kanker.
- Spesialis Onkologi Radiasi di RSUD Doris Sylvanus, dr Fajar Senoaji menjelaskan, Linac digunakan sebagai radioterapi memiliki beberapa fungsi, di antaranya terapi utama untuk Kanker nasofaring atau tumor ganas tumbuh di area belakang hidung dan langit-langit mulut.
- Untuk tingkat keberhasilan dari alat ini mencapai 90 persen berbagai tingkat keparahan kasus.
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, kini memiliki alat bernama Linear Accelerator atau Linac, yakni alat medis berbasis sinar-X untuk mematikan sel Kanker.
Spesialis Onkologi Radiasi di RSUD Doris Sylvanus, dr Fajar Senoaji menjelaskan, Linac yang digunakan sebagai radioterapi memiliki beberapa fungsi, di antaranya terapi utama untuk Kanker nasofaring atau tumor ganas yang tumbuh di area belakang hidung dan langit-langit mulut.
Selain itu, Linac juga bisa digunakan untuk Kanker kepala leher lainnya, seperti Kanker mulut dan kanker leher rahim.
"Kalau untuk kanker payudara atau beberapa kanker lainnya, Linac bersifat tambahan, jadi pasca operasi kita lakukan radiasi untuk membersihkan. Jadi bisa sebagai terapi utama, bisa sebagai tambahan," ujar Fajar, Rabu (4/2/2026).
Fajar mengatakan, dalam sehari mesin Linac bisa menangani hingga 50 pasien. Sejak layanan pertama kali dibuka pada Desember 2025 lalu, pihaknya baru melayani pasine pertama 5 Januari 2026.
"Dan sekarang dari kapasitas 50 itu baru terisi 20, jadi masih banyak sekali. Pasien yang datang itu, hari pertama langsung pelayanan," kata dia.
Fajar menuturkan, potensi Linac memyembuhkan kanker cukup besar, tergantung seberapa cepat kanker dideteksi.
Ia menyebut, pada Kanker stadium 1 dan 2 kemungkinan Linac mematikan sel kanker berada di antara 90-95 persen. Sedangkan pada stadium 3 turun menjadi 80 persen.
"Tapi kalau sudah stadium 4 akan lebih rendah, tapi kita tetap bisa melakukan radiasi untuk mengurangi penyebaran Kanker," jelasnya.
Meski begitu, kesadaran masyarakat untuk mendeteksi kanker juga harus ditingkatkan untuk memperbesar potensi sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul menegaskan, kurangnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan penanganan kanker di Kalteng.
Karena itu, pihaknya juga gencar melakukan kampanye dan edukasi terkait kanker, seperti saat peringatan Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap 4 Februari.
"Kanker ini bisa diobati dan bisa dicegah sebetulnya," ujarnya.
Suyuti membeberkan, masyarakat bisa mendeteksi kanker secara mandiri, satu di antaranya dengan memeriksa payu dara di depan cermin bagi perempuan. Jika merasakan benjolan, segera periksakan ke dokter.
Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem di Palangka Raya Kalteng, Suyuti Syamsul Ingatkan Dampak Kanker Kulit
Baca juga: Riset Penelitian Mahasiswa FK UPR, Paparan Inovasi Terapi Kanker Payudara di Depan Wamendiktisaintek
Selain itu, Suyuti juga menjelaskan, jika ada pendarahan pada rahim namun belum waktunya menstruasi, hal itu bisa jadi pertanda kanker rahim.
Meski ada beberapa kanker yang bisa dideteksi secara mandiri, Suyuti menjelaskan ada juga sulit dideteksi dan harus melalui penanganan medis.
"Memang ada beberapa kanker yang sulit dideteksi mandiri, atau kadang-kadang ketemunya karena tidak sengaja, memeriksa penyakit lain kemudian ada benjolan diperiksa lebih lanjut ternyata kanker," tandasnya.
| Sepeda Listrik Dipakai Pelajar Palangka Raya, Dirlantas Polda Kalteng Tegaskan Tak untuk Jalan Umum |
|
|---|
| Ini Daerah di Kalteng Tinggi Kasus Curat, Curas dan Curanmor Selama 2026, Kerugian Rp 2,125 M |
|
|---|
| 46 Kasus Curanmor di Palangka Raya Tertinggi di Kalteng Selama 2026, Total Kerugian Capai Rp 1,6 M |
|
|---|
| Kulineran hingga Belajar Sejarah, Cara Menikmati Akhir Pekan Ala Putri Pariwisata Palangka Raya |
|
|---|
| Legenda Dayung Kalteng Benson Wafat, Pemprov Beri Rp50 Juta dan Janji Biayai Kuliah Anak Almarhum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Suyuti-Syamsul-4-Feb-2026.jpg)