Iran vs Amerika

Nafsu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Perang Iran vs Amerika, Klaim Kendali Teheran

Update perang Iran vs Amerika, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bernafsu Israel melanjutkan perang melawan Iran 'dengan segenap kekuatannya.

Tayang:
Editor: Nia Kurniawan
Tribunnews.com/HO/IST/X/@araghchi
ISRAEL SERANG SD - dikabarkan Israel menyerang SD Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Update perang Iran vs Amerika, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bernafsu bila Israel akan melanjutkan perang melawan Iran 'dengan segenap kekuatannya. 

TRIBUNKALTENG.COM - Update perang Iran vs Amerika, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bernafsu Israel akan melanjutkan perang melawan Iran dengan segenap kekuatannya.

Dirinya mengatakan telahi memiliki rencana sistematis untuk memberantas rezim Iran dan mencapai banyak tujuan lainnya.

Baca juga: Terbaru Kabar Iran vs Amerika-Israel, Dahsyatnya Serangan di Dubai dan Kilang Minyak Haifa

Dikutip Tribunkalteng.com dari brecorder.com, Minggu 8 Maret 2026, sebuah media dari Pakistan menyebutkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Sabtu bahwa Israel akan melanjutkan perangnya dengan Iran "dengan segenap kekuatan kami", dan bersama Amerika Serikat telah memperoleh kendali hampir total atas wilayah udara di atas Teheran setelah seminggu serangan.

“Kami memiliki rencana sistematis untuk memberantas rezim Iran dan mencapai banyak tujuan lainnya,” kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi.

Israel dan Amerika Serikat melancarkan perang melawan Iran dengan serangan terhadap Teheran Sabtu lalu yang menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei .

“Warga negara, Anda mengatakan kepada saya, pemerintah, dan para prajurit heroik kita untuk terus berjuang hingga kemenangan, dan saya berterima kasih kepada Anda. Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami akan terus berjuang dengan seluruh kekuatan kami,” kata Netanyahu.

Pemimpin Israel itu mengatakan bahwa berkat kampanye pengeboman oleh pilot Israel dan Amerika, "kami telah memperoleh kendali hampir sepenuhnya atas wilayah udara" di atas ibu kota Iran.

Berbicara kepada rakyat Iran, ia mengatakan bahwa "saat kebenaran" akan datang ketika Israel berupaya membantu membebaskan mereka dari "kuk tirani".

Dia mengatakan bahwa Israel telah berhasil "mengubah Timur Tengah" dan menggeser keseimbangan kekuatan di kawasan tersebut.

Militer Israel sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah melakukan sekitar 3.400 serangan terhadap Iran selama minggu pertama perang, menjatuhkan sekitar 7.500 amunisi

Serangan Iran Lebih Presisi

Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbia, divisi operasional Angkatan Bersenjata Iran, menyatakan bahwa serangan rudal dan drone presisi, beberapa hari terakhir, telah menghantam pangkalan militer AS di berbagai negara kawasan.

Dalam laporan Tasnim, Iran mengklaim sedikitnya 200 tentara AS tewas atau terluka dalam serangan di Pangkalan Udara Al Dhafra, Uni Emirat Arab.

Selain itu, serangan juga menyasar Armada Kelima AS di Bahrain, yang dilaporkan menewaskan 21 personel militer.

Kerugian material yang diderita AS disebut sangat masif, termasuk laporan kehancuran sistem radar pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) milik Lockheed Martin di tiga negara kawasan.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved