Iran vs Amerika

Kabar Update Iran Vs Amerika: Militer AS Serang 1.250 Target Lebih Selama 48 Jam, Cek Trump-Putin

Pasukan Amerika menyerang lebih dari 1.250 target selama 48 jam pertama perang dengan Iran, seiring meningkatnya permusuhan antara kedua negara.

Tribunnews.com/HO/IST/X/@araghchi
ISRAEL SERANG SD - Israel menyerang SD Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Sabtu (28/2/2026). Jumlah korban meningkat menjadi 108 orang. 

TRIBUNKALTENG.COM - Militer Amerika Serikat atau AS mengatakan telah menghantam lebih dari 1.250 target dalam 48 jam pertama perang dengan Iran.

Militer AS mengatakan pada hari Senin bahwa pasukan Amerika menyerang lebih dari 1.250 target selama 48 jam pertama perang dengan Iran, seiring meningkatnya permusuhan antara kedua negara.

Komando Pusat AS (CENTCOM), dalam angka yang dikutip oleh Agence France-Presse, mengatakan bahwa target tersebut termasuk pusat komando dan kendali, lokasi rudal balistik, kapal angkatan laut dan kapal selam Iran, serta posisi rudal anti-kapal.

Baca juga: Update Perang Iran Vs Amerika, Rusia Sebut Serangan Trump Pada Iran Bahayakan Warga AS-Israel

Baca juga: Kabar Transfer Liga Italia, AC Milan Jadikan Bomber Chelsea Sebagai Target Utama

Baca juga: Promo Indomaret Alfamart Ramadan 3 Maret 2026: Murah Minyak Goreng Rp36.900, Sirup ABC Rp8.900

Dalam sebuah unggahan di X, CENTCOM mengatakan bahwa Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman dua hari yang lalu tetapi tidak ada yang tersisa di sana.

“Teheran telah berulang kali menyerang pelayaran internasional di teluk ini, dan era itu telah berakhir,” kata komando tersebut, menambahkan bahwa kebebasan navigasi telah lama menjadi landasan keamanan AS dan global.

CENTCOM juga mengatakan enam anggota militer AS tewas dalam operasi militer melawan Iran.

Sejak Sabtu, serangan rudal telah saling dilancarkan antara pasukan AS-Israel di satu sisi dan Iran di sisi lain.

Iran juga telah melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan negara-negara Teluk, serta Yordania dan Irak, menurut pernyataan resmi.

Hal tersebut setekah Donald Trump mengabarkan bahwa petinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia terkena serangan AS-Israel.

Dua drone menyerang Kedutaan Besar AS di Riyadh, kerusakan dilaporkan ringan.

Kedutaan Besar AS di ibu kota Arab Saudi dihantam oleh dua drone, kata pihak berwenang Saudi pada hari Senin, menggambarkannya sebagai serangan terbatas yang menyebabkan kerusakan kecil.

Kantor Berita Saudi (SPA), mengutip juru bicara Kementerian Pertahanan Mayjen Turki al-Maliki, melaporkan bahwa kedutaan tersebut menjadi sasaran dua drone berdasarkan penilaian awal.

Insiden tersebut menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan material ringan pada bangunan, tetapi tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Al-Maliki menambahkan bahwa pertahanan udara Saudi mencegat dan menghancurkan delapan drone tambahan di dekat kota Riyadh dan Al-Kharj.

Dalam beberapa hari terakhir, Iran melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap beberapa negara Arab, termasuk Arab Saudi, yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. 

Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan regional menyusul serangan AS dan Israel terhadap wilayah Iran.

Suriah menyampaikan belasungkawa kepada Kuwait setelah dua tentara tewas.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved