Berita Nasional
PWI Awards 2026 di Banten, Figur Dahlan Dahi Tulus dan Ikhlas Satukan Perbedaan Keras Dualisme PWI
Figur Dahlan Dahi sebegai pribadi yang Ikhlas, tulus dan telaten mengurai konflik panjang dua kubu PWI yang merupakan anggota Dewan Pers
Pada kurun waktu bersamaan, Pers Daerah Kompas Gramedia mulai mengembangkan koran merek Tribun, dengan Harian Tribun Kaltim terbit perdana 8 Mei 2003.
Sepulang tugas di Irak, akhir 2003, Dahlan kemudian mendapat tugas baru bersama Uki M Kurdi mendirikan Surat Kabar Harian Tribun Timur (tribun-timur.com), yang terbit perdana 10 Februari 2004, dan kemudian menjadi Editor in Chief (Pemimpin Redaksi) Tribun Timur, 1 Januari 2009.
Seterusnya, karier Dahlan melejit menjadi General Manager Tribunnews, Director of Digital Tribunnews.com, dan Vice President of Entertainment News Kompas Gramedia.
Lalu sejak 1 Juli 2019, Dahlan mendapat Amanah menjadi Chief Digital Officer KG Media, membawahi unit media berbasis digital di KG Media yakni Kompas.com, Kompas.TV, Kontan.co.id, Tribunnews. com, dan Grid Network.
Puncaknya, 1 November 2020, ia menjabat Chief Executive Officer (CEO) Tribun Network.
Di bawah kepemimpinan Dahlan, Tribun Nentwork berkembang pesat menjadi media online yang mengelola 70 website dan 21 surat kabar harian, dan kini memiliki kantor di 42 kota tersebar di 37 provinsi. Tribun Nework hadir di semua provinsi Indonesia, minus Papua Pegunungan. Tribun Network merupakan media online dengan jumlah pembaca terbesar di Indonesia
Satukan Dualisme Pengurus PWI
Dahlan terpilih menjadi anggota Dewan Pers 2025-2028 melalui konstituen Aliansi Media Siber Indonesia (AMSI). Setelah dilantik menjadi anggota dewan pers, 14 Mei 2025, Dahlan yang kemudian menjabat Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, segera mencari solusi untuk konflik dan dualism PWI. Dahlan sendiri bukan anggota PWI, melainkan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).
Begitu dilantik menjadi anggota Dewan Pers, Dahlan coba mencari Solusi konflik panjang di tubuh PWI. Satu kubu adalah Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, dan Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Sayid Iskandarsyah, serta sejumlah kawan-kawan. Kubu lainnya Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Sasongko Tedjo, pengurus PWI hasil Kongres Bandung Zulmansyah Sakedang.
Dahlan bertindak sebagai mediator dalam rapat virtual atau online dengan Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung 2023 Hendry Ch Bangun, dan ketua versi Kongres Luar Biasa Jakarta 2024, Zulmansyah Sekedang.
Dua hari setelah duduk di kursi anggoda Dewan Pers, Dahlan mempertemukan HCB sapaan untuk Hendry Ch Bangun, dan Zul, sapaan Zulmansyah Sekedang, Jumat (16/5/2025) malam. Dua kubu yang berseteru sepakat mengakhiri perpecahan dan menyatukan langkah melalui sebuah Kongres Persatuan PWI yang akan digelar paling lambat 30 Agustus 2025 di Jakarta.
Kongres pun dilaksanakan. Pendek cerita, Hendry maju kontentasi Kembali melawan dengan Ahmad Munir. Ujungnya, Munir terpilih menjadi ketua umum PWI 2025-2030, dan selanjutnya dilakukan konsolidasi yang menampung semua pihak.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Kongres PWI XXV di Bandung, Jawa Barat, 2023 memilih Hendry Ch Bangun sebagai Ketua Umum PWI periode 2023 - 2028. Baru satu tahun kepengurusan berjalan, awal 2024, PWI dilanda konflik yang dipicu oleh isu uang cashback atau komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dan Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo.
Baca juga: Perumdam Kota Palangka Raya Kalteng Mengucapkan Selamat HPN 2025, Berikut Sejarah Hari Pers
Baca juga: Hari Pers Nasional, Dahlan Dahi : Informasi Dapat Ubah Cara Berpikir dan Imajinasi
Dewan Kehormatan PWI mencurigai sejumlah orang pengurus harian mengambil uang komisi yang tidak sepatutnya, dan dianggap melanggar Peraturan Dasar/Peraturan Rumah tangga (PD/PRT) PWI. Sebaliknya, pengurus harian membantah. Lalu terjadi saling klaim, saling gugat secara hukum juga pecat-memacat dari kepengurusan.
Puncak konflik, Sebagian pengurus PWI melaksanakan Kongres Luar Biasa di Jakarta, MInggu 18 Agustus 2024, memilih Zulmansyah Sakedang sebagai Ketua Umum PWI menggantikan Hendry Ch Bangun, dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Sasongko Tedjo. Kubu Hendry Ch Bangun menolak hasil KLB.
Melalui proses yang Panjang, Dahlan Dahi mempersatukan PWI Hendry dan Zulmansya dengan menggelar Kngrs Persatuan PWI di Bekasi, 29-31 Agustus 2025.Wartawan senior Kantor Berita Antara, Ahmad Munir kontestasi dengan Hendry Ch Bangun, dan Munir terpilih menjadi Ketua Umum PWI. (*)
Kilas Balik Konflik PWI 2024-2025
1. Awal Mula Konflik: Dana Bantuan BUMN (Awal 2024)
• Konflik dipicu oleh isu cashback dan komisi yang melibatkan dana bantuan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Forum Komunikasi Humasa BUMN yang diperuntukkan bagi pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
• Persoalan ini menimbulkan kekisruhan internal antara Ketua Umum PWI (Hendry Ch Bangun) dkk dan Dewan Kehormatan PWI Tedjo Sasongko dkk.
2. Sanksi Dewan Kehormatan (April 2024)
• Dewan Kehormatan PWI menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Hendry Ch Bangun atas persoalan dana tersebut.
• Sebaliknya, kubu Hendry memecat Tedjo sebagai Dewan Kehormatan PWI
3. Ketegangan Berlanjut dan Rapat Pleno (Juni - Juli 2024)
• Konflik sempat mereda setelah Rapat Pleno Diperluas PWI pada akhir Juni 2024 yang menyepakati penerimaan pengunduran diri beberapa pengurus harian.
• Namun, kekisruhan kembali terjadi menyusul perombakan susunan Dewan Kehormatan dan Pengurus PWI Pusat, yang memicu desakan adanya KLB (Kongres Luar Biasa).
4. Intervensi Dewan Pers dan Gugatan (Oktober - November 2024)
• Akibat kekisruhan, Dewan Pers mengambil langkah tegas pada September/Oktober 2024, termasuk tidak memperbolehkan PWI menggelar UKW dan menggembok sementara sekretariat PWI.
• Hendry Bangun merespons dengan mengajukan gugatan perdata terhadap Dewan Pers dan sejumlah pihak lainnya pada November 2024.
5. Rekonsiliasi dan Islah (Mei 2025)
• Dua tokoh sentral dalam konflik, Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, akhirnya sepakat untuk islah (damai).
• Kesepakatan ini dimediasi oleh Dewan Pers Dahlan Dahi dan berfokus pada penyatuan kembali PWI.
6. Menuju Kongres Persatuan (Agustus 2025)
• Sebagai bentuk akhir dari dualisme, disepakati penyelenggaraan "Kongres Persatuan" PWI yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2025 di Cikarang.
• Kongres ini bertujuan untuk menyatukan pengurus, menuntaskan laporan pidana/perdata antaranggota, dan memilih pengurus baru.
7. Akhmad Munir Terpilih (September 2025)
• Direktur Utama LKBN ANTARA, Akhmad Munir, terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat untuk periode 2025-2030, menandai berakhirnya era dualisme.
• PWI menyelenggarakan Hari Pers Nasional 2026 di Kota Serang, Banten, Senin 9 November 2026.
| Sosok dan Profil 2 Jenderal Bintang Tiga yang Diprediksi Pengamat Bisa Bersaing di Posisi KSAL |
|
|---|
| Jadwal Belajar SD hingga SMA Efek WFH ASN Tiap Jumat Kini Resmi Berlaku Mulai 1 April 2026 |
|
|---|
| WFH ASN Tiap Jumat Kini Berlaku, Saat Resminya Harga BBM Naik per 1 April 2026 Pukul 00.01 Jadi Isu |
|
|---|
| Link Hasil Pengumuman SNBP 2026 Hari ini Pukul 15.00 WIB, Syarat UTBK-SNBT, Seleksi Mandiri cek |
|
|---|
| Gitaris, Musisi, hingga Penyanyi Gelar Konser Amal Galang Donasi Pulihkan Bencana Sumatera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/DAhlan-Dahi-9-Feb-2026.jpg)