Berita Kotim Kalteng
Rupiah Rp18.064 per Dollar AS, Bulog Kotim Pastikan Harga Beras SPHP dan Minyakita Belum Berubah
Meski nilai tukaar rupiah terus melemah hingga Rp Rp18.064 per dolar, Bulog Kotim masih belum menetapkan harga kebutuhan pokok atau minyak goreng
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Nilai tukar rupiah menyentuh angka Rp18.064 per dolar Amerika Serikat pada Senin (8/6/2026) pukul 08.10 WIB, atau terlemah semenjak berdirinya Republik Indonesia.
- Masyarakat mulai mempertanyakan kemungkinan kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng.
- Namun hingga saat ini, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun minyak goreng rakyat Minyakita masih tetap stabil dan belum mengalami perubahan.
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Saat ini nilai tukar rupiah menyentuh angka Rp18.064 per dolar Amerika Serikat pada Senin (8/6/2026) pukul 08.10 WIB, atau terlemah semenjak berdirinya Republik Indonesia.
Masyarakat mulai mempertanyakan kemungkinan kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya beras dan minyak goreng.
Namun hingga saat ini, harga beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun minyak goreng rakyat Minyakita masih tetap stabil dan belum mengalami perubahan.
Saat dikonfirmasi, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Azwar Fuad mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah tidak serta-merta berdampak pada harga beras SPHP maupun Minyakita karena kedua komoditas tersebut berada dalam pengawasan dan kebijakan pemerintah.
Menurutnya, beras SPHP merupakan program intervensi pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.
"Belum naik. Hal ini disebabkan karena program tersebut merupakan intervensi pemerintah dan disubsidi sehingga harga tetap dijaga," ujar Azwar Fuad, Senin (8/6/2026).
Ia menegaskan sampai sekarang belum ada informasi maupun arahan dari pemerintah terkait rencana penyesuaian harga kedua komoditas tersebut.
"Sementara kami belum ada rencana menaikkan harga. Harga beras dan minyak di Bulog masih sama," katanya.
Saat ini, Harga Eceran Tertinggi (HET) beras premium masih berada di angka Rp15.400 per kilogram. Sedangkan Minyakita memiliki HET Rp15.700 per liter.
Untuk beras SPHP, masyarakat masih bisa mendapatkannya dengan harga Rp60.000 per karung ukuran 5 kilogram atau setara Rp12.000 per kilogram.
Azwar menegaskan Bulog hanya menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah dan tidak memiliki kewenangan untuk mengubah harga jual.
"Sampai dengan hari ini kami belum mendengar pemerintah akan menaikkan harga HET beras dan minyak. Insya Allah masih sama harganya," ucapnya.
"Kalau dari Bulog sendiri, kami tidak punya kewenangan untuk menaikkan harga. Semua ada di pemerintah kewenangannya," tambahnya.
Disisi lain, meski harga beras SPHP dan Minyakita masih stabil, kondisi berbeda justru dirasakan sebagian masyarakat pada beras premium yang beredar di pasaran.
Rifki, warga Baamang, Sampit, mengaku mendapati kenaikan harga pada beras premium merek Ratuayu yang biasa dibelinya untuk kebutuhan rumah tangga.
Bulog Kotim
Dollar
beras SPHP
Kotawaringin Timur
MinyakKita
Minyak Goreng
harga beras
nilai tukar rupiah
| Seorang Wanita Elus Kepala Pemotor Terkapar di Tengah Jalan Bapanggang Raya Kotim Tabrak Kontainer |
|
|---|
| Jemaah Haji Kotim Tiba di Sampit Pertengahan Juni 2026, Rindu Keluarga Terobati |
|
|---|
| 1 Dolar AS Tembus Rp18.000, Akademisi STIE Sampit Ingatkan Ancaman Inflasi dan Turunnya Daya Beli |
|
|---|
| Rumah Permanen di Baamang Terbakar Tengah Malam, Warga Berhamburan Selamatkan Diri |
|
|---|
| Kades Tangar Mentaya Hulu Kotim Bantah Informasi Terduga Pelaku Pembunuhan di Kebun Sawit Warganya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/kepala-bulog-kotim-8-mei-2026-okk.jpg)