Berita Kotim Kalteng

Jangan Takut saat Didatangi Petugas Sensus Ekonomi 2026, Bupati Kotim: Data Anda Dijamin Rahasia

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor jangan takut untuk kepada petugas sensus ekonomi 2026, data pribadi pun dijamin untuk dilindungi

Tayang:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
WAWANCARA - Kekhawatiran itulah yang coba ditepis oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, Rabu (3/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor meminta masyarakat tidak takut dan tidak menghindar ketika didatangi petugas sensus yang sedang melakukan pendataan ekonomi di wilayah tersebut.
  • Sensus Ekonomi 2026 sendiri berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. 
  • Halikinnor menegaskan, seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Ketukan pintu dari petugas Sensus Ekonomi 2026 mungkin membuat sebagian masyarakat bertanya-tanya. 

Ada yang ragu menjawab pertanyaan, bahkan khawatir data yang diberikan akan diketahui pihak lain.

Kekhawatiran itulah yang coba ditepis oleh Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor

Ia meminta, masyarakat tidak takut dan tidak menghindar ketika didatangi petugas sensus yang sedang melakukan pendataan ekonomi di wilayah tersebut.

Sensus Ekonomi 2026 sendiri berlangsung sejak 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. 

Kegiatan ini bertujuan memotret kondisi usaha dan perekonomian masyarakat secara menyeluruh sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.

Halikinnor menegaskan, seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. 

Data tersebut tidak akan disebarluaskan maupun dimanfaatkan untuk kepentingan di luar pelaksanaan sensus.

"Jangan khawatir dan jangan menghindar ketika petugas datang. Berikan data sesuai kondisi yang sebenarnya. Informasi yang disampaikan masyarakat tidak akan disebarluaskan karena sifatnya rahasia," ujar Halikinnor, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada kejujuran masyarakat dalam memberikan informasi. 

Semakin akurat data yang diperoleh, maka semakin tepat pula gambaran kondisi ekonomi daerah yang dapat disusun pemerintah.

Ia menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi dasar penting dalam merumuskan berbagai kebijakan, termasuk program yang berkaitan dengan pengembangan usaha, penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Sensus ini bukan sekadar pendataan, tetapi menjadi bahan bagi pemerintah untuk melihat kondisi riil perekonomian masyarakat dan pelaku usaha di daerah," katanya.

Halikinnor menilai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki nilai strategis karena dilakukan di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi dunia usaha. 

Salah satunya adalah fluktuasi harga komoditas kelapa sawit yang menjadi sektor unggulan di Kotim.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved