Berita Kotim Kalteng
2 Bus Terparkir Terbakar di Kompleks Pepabri Sampit Kotim, Api Nyaris Merembet ke Permukiman
Dua unit bus tiba-tiba dilalap api di area parkiran, Kompleks Pepabri, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kotim, api hampir merembet ke permukiman
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Kompleks Pepabri, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur, Kalteng, Jumat (1/5/2026) siang.
- Dua unit bus tiba-tiba dilalap api di area parkiran, dengan kobaran yang cepat membesar hingga mengancam rumah warga di sekitarnya.
- Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Heri Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut.
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Kepanikan sempat menyelimuti warga Kompleks Pepabri, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (1/5/2026) siang.
Dua unit bus tiba-tiba dilalap api di area parkiran, dengan kobaran yang cepat membesar hingga mengancam rumah warga di sekitarnya.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WIB. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, memancing perhatian warga yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus menyaksikan proses pemadaman.
Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Heri Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebutkan, saat ini petugas masih berjibaku di lokasi guna memastikan api benar-benar padam.
“Dua bus terbakar, petugas sedang di lokasi melakukan pendinginan,” ujarnya singkat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, titik api pertama kali muncul di area parkiran bus. Dalam waktu singkat, api membesar dan melahap dua unit kendaraan tersebut.
Letaknya yang berdekatan dengan permukiman membuat situasi sempat mencekam.
Sejumlah armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan. Sedikitnya tiga unit mobil damkar yang dikenal masyarakat dengan sebutan gajah merah diturunkan untuk menjinakkan api.
Tak hanya petugas, relawan dari berbagai wilayah seperti Baamang dan Ketapang juga turut berdatangan membantu proses pemadaman.
Baca juga: Nihil Korban Jiwa, Kebakaran Ruko di Palangka Raya Diduga Berasal dari Mesin Pompa Minyak
Baca juga: Ketua DPRD Kotim Rimbun Soroti Kebakaran Tongkang, Dorong Evaluasi dan Pengawasan Pelayaran
Saat proses berlangsung, kobaran api dilaporkan masih cukup besar, sehingga petugas melakukan penyemprotan secara intensif, dilanjutkan dengan tahap pendinginan guna mencegah api kembali menyala dan merambat ke bangunan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.
Belum ada laporan terkait korban jiwa, sementara petugas masih melakukan pendataan dampak kerugian akibat peristiwa tersebut.
| Jembatan Patah di Kapten Mulyono Kembali Kritis, Dishub Kotim Wacanakan Pembatasan Truk Muatan Berat |
|
|---|
| Super Air Jet Bakal Hadir di Sampit, Warga Kotim Bersiap Sambut Rute Penerbangan Baru |
|
|---|
| Hari Buruh 1 Mei 2026 di Sampit Tenang, Jalan Jenderal Sudirman Kotim Lengang Tanpa Aksi Demo |
|
|---|
| Tak Mau Kecolongan, Kepala BNNK Kotim Minta Pengelola Pasang Spanduk Bebas Narkoba di THM |
|
|---|
| Antrean Solar Panjang di Sampit, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Penimbunan, Ancaman Pidana 6 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/kebakaran-bus-di-Sampit-Kotim.jpg)