Berita Kotawaringin Timur

Jika MBG saat Puasa Ramadan Lanjut, Ini Perkiraan Menunya

Ketua Yayasan SPPG Yos Sudarso, Hari Rahmad mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah MBG tetap berjalan saat Ramadan nanti.

Tayang:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
MEMAKAN MBG - Satu diantar siswa SDN Sawahan yang sedang menyantap MBG beberapa waktu yang lalu.  

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Menjelang bulan suci Ramadan, kepastian pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih belum menemui titik terang. 

Hingga kini, pihak pelaksana masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat terkait teknis pelaksanaan selama bulan puasa.

Ketua Yayasan SPPG Yos Sudarso, Hari Rahmad mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan apakah MBG tetap berjalan saat Ramadan nanti.

“Untuk saat ini kami belum bisa memastikan apakah MBG di Kotim berjalan atau tidak saat bulan puasa. Kami masih menunggu edarannya,” ujar Hari Rahmad saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026). 

Baca juga: Anggota DPRD Kotim Usulkan Program MBG ke Sekolah Dihentikan Sementara Selama Ramadan

Meski demikian, apabila program tersebut tetap dilaksanakan, pihak yayasan telah menyiapkan skema sementara yang menyesuaikan dengan kondisi puasa. 

Menu yang disajikan nantinya tidak berupa makanan berat, melainkan makanan ringan yang cocok untuk berbuka.

“Kalau memang berjalan, menunya sementara berupa makanan kering, takjil, sampai buah-buahan. Yang pasti cocok disantap saat berbuka puasa,” jelasnya.

Berbeda dengan hari biasa, mekanisme penyaluran juga akan disesuaikan. 

Makanan tidak dikonsumsi di sekolah, melainkan dibawa pulang oleh siswa.

“Nantinya makanannya dibawa ke rumah. Diantar ke sekolah, lalu dibawa pulang oleh siswa,” tambah Hari.

Hari juga menyampaikan bahwa sejauh ini program MBG mendapat respons positif dari masyarakat. 

Tidak hanya siswa, para ibu juga menyambut baik program tersebut.

“Ibu-ibu menyukai program ini, ibu hamil dan menyusui juga sudah menerima manfaat dari MBG,” ungkapnya.

Namun seluruh rencana tersebut masih bersifat sementara dan menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

“Kalau nanti sudah ada surat edarannya, pasti akan kami informasikan,” tegas Hari.

Untuk diketahui, jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini mencapai 2.890 siswa, ditambah kelompok penerima lain sesuai ketentuan program.

Kini, pelaksanaan MBG selama Ramadan tinggal menunggu kepastian, sembari berharap program tetap dapat berjalan tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa. 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved