Berita Kotim Kalteng
Kebakaran Hebat Warung di Jalur Sampit–Pangkalan Bun, Api Disertai Ledakan Hanguskan 2 Mobil
Kebakaran hebat di jalur Sampit-Pangkalan Bun Kilometer 4, tepatnya di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sampit, Minggu malam. 2 mobil hangus
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat terjadi pada sebuah warung yang berada di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Jalur Sampit–Pangkalan Bun Kilometer 4, tepatnya di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sampit, pada Minggu (18/1/2026) malam sekitar pukul 21.10 WIB.
- Akibatnya 2 mobil hangus terbakar dan menggegerkan pengguna jalan atau warga sekitar lokasi.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pastinya kebakaran.
TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Malam itu seharusnya tenang. Jalan Jenderal Sudirman yang pada siang hari dipenuhi aktivitas, perlahan mulai lengang, di wilayah Kotawaringin Timur, kalimantan Tengah (Kalteng).
Kendaraan melintas sesekali, memecah sunyi. Namun ketenangan tersebut mendadak sirna ketika kobaran api tiba-tiba membelah gelap, melalap sebuah warung kayu di pinggir jalan.
Kebakaran hebat terjadi pada sebuah warung yang berada di pinggir Jalan Jenderal Sudirman, Jalur Sampit–Pangkalan Bun Kilometer 4, tepatnya di depan Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sampit, pada Minggu (18/1/2026) malam sekitar pukul 21.10 WIB.
Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar dan para pengguna jalan karena api terlihat membesar dengan cepat.
Di tengah kepanikan, warga sempat mendengar beberapa kali suara ledakan dari arah warung yang terbakar.
Api yang diduga berasal dari bagian dalam bangunan dengan cepat menjalar, mengingat warung tersebut sebagian besar terbuat dari bahan kayu.
Menurut informasi di lapangan, kobaran api tidak hanya melahap bangunan warung, tetapi juga merembet ke area sekitar.
Akibatnya, dua unit mobil yang berada di dekat lokasi kejadian ikut terdampak dan terbakar.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Namun besarnya api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil maksimal. Seorang warga sekitar, Ahmad, mengatakan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat.
“Apinya cepat sekali membesar. Tidak lama setelah terlihat, langsung merambat,” ujarnya.
Ia menambahkan, warung tersebut diketahui menjual bahan bakar minyak dan solar, yang diduga menjadi salah satu faktor api mudah membesar dan memicu ledakan.
“Warung itu juga jual bensin dan solar, kemungkinan itu yang bikin api cepat besar,” tambahnya.
Tidak sampai satu jam, warung kayu tersebut nyaris ludes terbakar.
Api baru dapat dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran dibantu relawan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman secara intensif.
| Fantastis Rp 7,5 M Anggaran Perjalanan Dinas Anggota DPRD Kotim Disorot, Ketua Rimbun Angkat Bicara |
|
|---|
| Koperasi Merah Putih di Desa Eka Bahurui Kotim Kalteng Bakal Mulai Beroperasi, Buka Senin-Jumat |
|
|---|
| Banjir di Kotim, Kalaksa BPBD Sebut Kondisi Fluktuatif Akibat Hujan di Hulu Mentaya |
|
|---|
| Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban, DPKP Kotim Waspadai Antraks dan PMK jelang Iduladha 2026 |
|
|---|
| Laka 3 Hari Berturut-turut di Kotim, Truk Box Rokok Terbalik di Tikungan Simpang Trobos Cempaga Hulu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/kebakaran-di-sampit-Kotim-18-Jan-2026.jpg)