Berita Kotim

Hari Ini Final Motoprix Kotim Open Race 2025, Ini Penegasan Kapolres soal Pengamanan

Hari ini, Minggu (14/12/2025), final Motoprix Kotim Open Race 2025 akan berlangsung, di Taman Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PERNYATAAN - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Resky Maulana Zulkarnain, saat memberikan pernyataan terkait pengamanan Motoprix Kotim Open Race 2025, pada Sabtu (13/12/2025).  

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Hari ini, Minggu (14/12/2025), final Motoprix Kotim Open Race 2025 akan berlangsung, di Taman Kota Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Resky Maulana Zulkarnain memastikan, pengamanan akan diperketat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres usai melakukan evaluasi pengamanan bersama panitia penyelenggara dan unsur terkait, menyusul pelaksanaan hari pertama yang diisi dengan babak kualifikasi, Sabtu (13/12/2025) kemarin.

“Kami bersama panitia, rekan-rekan relawan, TNI, Satpol PP, serta unsur terkait lainnya, terus berkoordinasi agar event ini bisa terlaksana dengan baik, khususnya dari segi keamanan dan keselamatan,” ujar AKBP Resky Maulana Zulkarnain saat ditemui di lokasi.

Baca juga: Motoprix Kotim Open Race 2025 Dibuka, Diramaikan 12 Pembalap Nasional, 21 Kelas Dipertandingkan

Kapolres menegaskan, pihaknya menemukan sejumlah titik yang perlu diperkuat, terutama untuk mencegah penonton masuk ke jalur sirkuit yang berada di kawasan Taman Kota Sampit.

“Ada beberapa titik yang besok akan kita perkuat, bagaimana agar penonton tidak masuk ke lintasan sirkuit. Ini menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Polres Kotim akan menambah personel pengamanan di titik-titik rawan, baik di pintu masuk maupun sepanjang lintasan balap. 

Pengamanan juga akan diperketat melalui koordinasi dengan panitia terkait sarana dan prasarana pendukung.

“Besok kita akan menambah personel di titik-titik rawan, baik pintu masuk maupun lintasan. Kita juga memperketat barier pengamanan dan memastikan semua sarana pengamanan dari penyelenggara terpenuhi,” jelasnya.

AKBP Resky menambahkan, pihak kepolisian akan kembali melakukan evaluasi sebelum balapan dimulai. 

Apabila hasil evaluasi pengamanan belum memenuhi standar keselamatan, maka pelaksanaan lomba dapat ditunda.

“Ini bentuk komitmen kami. Apabila evaluasi pengamanan belum diterapkan dengan baik, maka kegiatan tidak akan dimulai sampai sistem pengamanan benar-benar siap,” katanya.

Menurut Kapolres, langkah tegas tersebut diambil demi menjamin keselamatan seluruh pihak, baik pembalap, penonton, maupun petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan.

“Keselamatan pembalap dan penonton menjadi prioritas utama. Kita ingin event ini berjalan aman, lancar, dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. 

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved