Berita Kotim

Pencarian Penumpang KM Dharma Rucitra VI di Perairan Kotim Terkendala Gelombang Tinggi

Pencarian terhadap penumpang KM Dharma Rucitra VI milik PT DLU yang dilaporkan terjun ke perairan Kotim masih terus dilakukan. 

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Haryanto
BPBD Kotim untuk TribunKalteng.com
PENCARIAN - Pencarian terhadap penumpang KM Dharma Rucitra VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang dilaporkan terjun ke perairan Kotawaringin Timur (Kotim) masih terus dilakukan. Hingga Kamis (4/9/2025) sore, hasilnya masih nihil. 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT – Pencarian terhadap penumpang KM Dharma Rucitra VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang dilaporkan terjun ke perairan Kotawaringin Timur (Kotim) masih terus dilakukan. 

Hingga Kamis (4/9/2025) sore, hasilnya masih nihil.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam menyebutkan, pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi dua regu. 

Satu regu menyisir jalur laut menggunakan perahu karet ke arah timur, sedangkan regu lainnya bergerak melalui jalur darat dengan sepeda motor menyusuri bibir pantai ke arah barat.

“Sejak pagi hingga siang tim sudah bekerja sesuai wilayah yang ditentukan. Namun, sampai saat ini korban belum ditemukan,” kata Multazam. 

Baca juga: Penumpang Kapal Dharma Rucitra VI dari Kotim Tetap Nekat Lompat ke Laut, Meski Sempat Dihalangi

Ia menjelaskan, tim gabungan sempat menghentikan sementara pencarian di siang hari. 

Mereka beristirahat di pos Tebing Kalap karena kondisi gelombang yang semakin tinggi, sehingga pencarian di perairan terbuka cukup berisiko.

“Gelombang di siang hari ini cukup tinggi. Maka kami menunggu kondisi lebih tenang agar pencarian bisa dilanjutkan kembali,” tambahnya.

Multazam mengungkapkan area pencarian mencakup radius 15 hingga 16 kilometer dari lokasi awal yang diduga menjadi titik korban terjun. 

Hingga Kamis sore, belum ada petunjuk ataupun tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan penumpang tersebut.

Menurutnya, BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan relawan masyarakat tetap siaga. 

Mereka terus melakukan koordinasi untuk menentukan pola pencarian, terutama jika cuaca kembali tidak bersahabat.

“Kami berharap situasi bisa segera membaik. Semua tim tetap siap melanjutkan pencarian agar korban segera ditemukan,” pungkas Multazam

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved