Pemko Banjarmasin Anggarkan Stiker Jajan Sehat

Kepedulian pemko Banjarmasin terhadap jajanan anak terus ditingkatkan. Terbukti, pada APBD perubahan

Penulis: Restudia | Editor: Anjar
TRIBUNKALTENG.COM, BANJARMASIN - Kepedulian pemko Banjarmasin terhadap jajanan anak terus ditingkatkan. Terbukti, pada APBD perubahan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, anggaran untuk pengambilan sampel diutamakan.

Penambahan sebanyak 300 sampel jajanan, untuk kemudian diberikan stiker jajanan sehat. Pengambilan sampel, diperkirakan mulai Oktober nanti, untuk sisa jajanan SD yang masih belum diambil sampel pada program penempelan stiker tahap pertama.

Berdasarkan data Dinkes Kota Banjarmasin, untuk tahap pertama pengambilan hanya 55 sampel. Dikarenakan keterbatasan anggaran, pengambilan sampel hanya untuk jajanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya.

Dua di antaranya positif mengandung pemanis buatan (siklamat), di salah satu SD di Pekauman.

Sementara untuk stiker, sebanyak 1.156 lembar stiker jajanan sehat yang dibagikan kepada 26 Puskesmas. Baru sebanyak 682 pedagang yang rodanya ditempeli stiker sehat. Sisanya akan kembali dilanjutkan pada Oktober nanti.

Seperti tahap pertama, terang Kadinkes Kota Banjarmasin, Diah R Praswasti, biaya pengambilan sampel Rp 50 ribu per sampel, biaya petugas Rp 45 ribu untuk dua hingga tiga kali pengambilan sampel. "Sama anggarannya dihitung per sampel dan per petugas," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved