Iran vs Amerika

Pangkalan Udara AS Dihancurkan Gelombang Roket Saat Perang Iran Vs Amerika

Serangan pada pangkalan udara AS tersebut terjadi setelah tiga hari konflik perang Iran Vs Amerika.

Tribunnews.com/HO/IST/X/@araghchi
ISRAEL SERANG SD - Israel menyerang SD Putri Shajareh Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Sabtu (28/2/2026). Jumlah korban meningkat menjadi 108 orang. 

TRIBUNKALTENG.COM - Iran berhasil menghancurkan pangkalan udara Amerika Serikat di Bahrain dengan 'gelombang roket'.

Serangan yang dilaporkan terhadap pangkalan udara tersebut terjadi setelah tiga hari konflik perang Iran Vs Amerika.

Hal tersebut menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Baca juga: Update Kabar Iran Vs Amerika, Daftar 9 Barang Wajib Disiapkan Jika Terjadi Perang Dunia 3

Baca juga: Iran Vs Amerika Update, AS Bantah Teheran Punya 460 Kg Uranium Pembuat 11 Bom Nuklir

Baca juga: Perang Iran Vs Amerika, Donald Trump Terkejut Serangan Balasan Pasca Khamenei Meninggal

Dilaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak dan rudal telah menghancurkan pangkalan udara Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pangkalan tersebut, di wilayah Sheikh Isa, Bahrain, dilaporkan dihantam pada Selasa pagi, 3 Maret, saat pertempuran di Timur Tengah memasuki hari keempat.

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi sebelumnya telah dihantam oleh dua drone.

Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke beberapa lokasi penting di Iran pada hari Sabtu, 28 Februari.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan tersebut pada akhir pekan itu.

Iran membalas dengan menyerang lokasi-lokasi penting di seluruh Timur Tengah, menutup bandara-bandara utama, merusak bangunan-bangunan terkenal, dan menyebabkan kepanikan di seluruh wilayah tersebut.

Rekaman yang diposting oleh kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), tampaknya menunjukkan gelombang roket yang meledak ke sasaran yang jauh.

Kantor berita Fars mengklaim serangan drone dan rudal tersebut menghancurkan gedung komando dan staf pangkalan udara AS.

Mereka juga mengatakan bahwa serangan itu menyebabkan tangki bahan bakar meledak.

Asap terlihat mengepul dari pangkalan angkatan laut yang dikelola AS di Bahrain sebelumnya.

"Gelombang keempat belas Operasi True Promise 4 oleh Angkatan Laut IRGC (Korps Garda Revolusi Islam) menargetkan pangkalan udara AS di wilayah Sheikh Isa, Bahrain, dengan serangan drone dan rudal besar-besaran pada subuh hari ini," tulis kantor berita Fars dalam sebuah unggahan di X.

Departemen Luar Negeri AS telah memerintahkan warga negara Amerika untuk segera meninggalkan Bahrain, bersama dengan beberapa negara lain di Timur Tengah.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved