Berita Palangka Raya
Car Free Day Palangka Raya, Pasangan Muda Rintis Usaha Brand Lokal Parfum Mobil RACALL
Rifky (23) dan Denada (22), pasangan kekasih yang membangun brand lokal parfum mobil handmade bernama RACALL.
Penulis: Arai Nisari | Editor: Pangkan Banama Putra Bangel
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Minggu pagi di CFD Jalan Yos Sudarso Palangka Raya dipadati warga yang berburu jajanan dan menikmati suasana akhir pekan.
Namun dari sebuah stand kecil di tepi jalan, tercium aroma yang berbeda.
Wangi kopi bali, lavender, hingga bubblegum menarik perhatian pengunjung.
Baca juga: CFD Yos Sudarso Uji Coba Penataan Dua Jalur, Pedagang Mulai Dibagi Sesuai Jenis Jualan
Baca juga: Huma Betang Night Keempat, Peningkatan Pendapatan Hingga Ajang Promosi
Baca juga: Wali Band Jadi Magnet Huma Betang Night, Bundaran Besar Kota Palangka Raya Kalteng Dipadati Warga
Semua berasal dari racikan tangan dua anak muda yang sedang merintis usaha.
Mereka adalah Rifky (23) dan Denada (22), pasangan kekasih yang membangun brand lokal parfum mobil handmade bernama RACALL.
Ide usaha ini muncul dari pengalaman Rifky saat membantu di bengkel keluarganya di Sampit.
Setiap mobil yang masuk bengkel, katanya, hampir selalu punya pewangi di dalam kabin.
Dari situlah inspirasi muncul.
“Saya lihat hampir semua mobil pasti ada pewanginya. Dari situ saya mikir, parfum mobil tuh kayak kebutuhan pokok juga. Akhirnya coba-coba racik sendiri, awalnya iseng, eh sekarang malah jadi usaha,” ujar Rifky saat ditemui di CFD, Minggu 6 Juli 2025.
Dengan belajar secara otodidak, Rifky meracik lima varian aroma yaitu Sakura, Bubblegum, Blackcurrant, Kopi Bali, dan Lavender.
Dua di antaranya, Kopi Bali dan Lavender, menjadi best seller karena wanginya yang khas dan menenangkan.
Sementara Rifky mengurus racikan dan produksi, Denada fokus di pemasaran.
Ia aktif membawa RACALL ke berbagai event lokal, termasuk bazar UMKM dan CFD, agar masyarakat lebih mengenal produk buatan tangan mereka.
“Baru dua minggu ini coba jualan di CFD. Responnya lumayan bagus, karena orang tertarik dengan konsep handmade dan produknya beda dari parfum mobil pasaran,” ujar Denada.
Pasangan ini telah menjalankan usaha RACALL selama sekitar enam bulan.
Menurut mereka, usaha kecil seperti ini bisa menjadi awal yang kuat jika ditekuni bersama.
“Kami mau buktikan, anak muda juga bisa mulai dari hal kecil. Yang penting yakin, konsisten, dan mau belajar bareng,” tutup Denada.
(Tribunkalteng.com)
| Kartu Huma Betang Sejahtera Sudah Dibagikan, Warga Mengaku Belum Tahu Jenis Bantuan Diterima |
|
|---|
| BMKG Prediksi Musim Kemarau di Kalteng 2026 Lebih Panjang, Diperkirakan Mulai Akhir Maret |
|
|---|
| Pemprov Kalteng Targetkan 100 Pelajar Kuliah ke Luar Negeri, Seleksi Dilakukan Tingkat SMA |
|
|---|
| Pemprov Kalteng Gencarkan Pasar dan Pangan Murah Jaga Stok jelang Lebaran 2026 |
|
|---|
| Polda Kalteng Bakal Razia di Daerah Rawan Peredaran Narkoba Saat Arus Mudik Lebaran 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Parfum-mobil-Racall-CFD-6-Juli-2025.jpg)