Disdik Kalteng

Kadisdik Kalteng Beberkan 4 Program Unggulan Kartu Huma Betang, Fokus Pendidikan dan Kualitas SDM

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo, beberkan 4 program unggulan Melalui program unggulan Kartu Huma Betang Gubernur Kalteng untuk pendidikan

TRIBUNKALTENG.COM/ MUHAMMAD IQBAL ZULKARNAIN
WAWANCARA - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo saat diwawancarai awak media, Kamis (26/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalteng terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di bidang pendidikan. Melalui program unggulan Kartu Huma Betang Gubernur Kalteng.

Setidaknya ada empat dari delapan program prioritas diarahkan langsung ke sektor pendidikan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Reza Prabowo, menyampaikan bahwa program ini merupakan inisiatif Gubernur dan Wakil Gubernur, sebagai bentuk nyata perhatian terhadap dunia pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

“Separuh dari program prioritas yang ada dalam Kartu Huma Betang berkaitan langsung dengan Dinas Pendidikan. Ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan menjadi fokus utama dalam pembangunan SDM di Kalteng,” ujar Reza, Kamis (26/6/2025).

Empat program prioritas dari Kartu Huma Betang, yang menjadi fokus Dinas Pendidikan Kalteng memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan di daerah.

Salah satu diantaranya ialah program BLT Rp 2 Juta per KK yang meskipun secara teknis tidak ditangani langsung oleh Dinas Pendidikan, namun turut membantu kesejahteraan masyarakat, khususnya siswa dari keluarga prasejahtera yang terdampak langsung terhadap kelangsungan pendidikan mereka.

Selanjutnya, terdapat program PKDS Berkah (Pelatihan Kompetensi Dasar Siswa) yang menjadi inovasi unggulan daerah.

Melalui program ini, siswa lulusan SMA dan SMK tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga mendapatkan tiga sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

“Program ini hanya ada di Kalteng. Kita ingin lulusan sekolah memiliki daya saing lebih tinggi di dunia kerja,” tegasnya.

Kemudian ada Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang terus diperkuat sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Dinas Pendidikan Kalteng berperan aktif dalam memfasilitasi siswa SMK agar bisa mendapatkan tempat praktik kerja yang sesuai di perusahaan maupun lembaga yang relevan.

Sementara itu, Bantuan Seribu Rumah Guru menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap tenaga pendidik.

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi para guru dalam memperoleh rumah layak huni, dengan skema pembiayaan yang lebih ringan dibandingkan program perumahan lainnya. 

“Ini bentuk keberpihakan Pemprov terhadap para guru. Bukan hanya soal mengajar, tapi juga bagaimana mereka bisa hidup dengan tenang dan nyaman,” ucap Reza.

Ia berharap, seluruh elemen di bidang pendidikan dapat mendukung pelaksanaan program-program tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved