Berita Palangka Raya

Hari ke 3 SPMB 2025, Pendaftaran di SMKN 3 Palangka Raya Lebih Sedikit, Teknik Komputer Diminati

SPMB 2025 di SMKN 3 Palangka Raya lebih sedikit pada hari ketiga, meski begitu jurusan teknik komputer dan jaringan yang paling minati calon siswa

Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
SUASANA WAWANCARA - Suasana sesi wawancara untuk calon peserta didik di SMK N 3 Palangka Raya, Rabu (25/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Calon peserta didik yang mendaftar di SMKN 3 Palangka Raya menurun pada hari ketiga, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026, Rabu (25/6/2025).

Di hari ketiga ini, panitia SPMB 2025 kembali melaksanakan wawancara sekaligus memberi penjelasan terkait jurusan yang dipilih calon peserta didik.

Ketua Panitia SPMB 2025 di SMKN 3 Palangka Raya, Nopri Setiawan mengungkapkan, pada hari ketiga pendaftaran jumlah calon peserta didik cenderung menurun.

"Di hari kedua kemarin hampir 500 yang sudah diwawancarai, sekarang sudah lumayan berkurang," ujar Nopri.

Nopri mengatakan, pada sesi wawancara ini, calon peserta didik bakal ditanya oleh para guru di SMKN 3 Palangka Raya tentang pengetahuan, daya tarik, dan alasan memilih jurusan.

Dari hasil wawancara tersebut, kata Nopri, pihaknya menemukan ada calon yang salah memahami jurusan atau kompetensi yang dipilih.

"Jadi ini kita arahkan supaya dalam perjalanannya dia tidak salah jurusan," ungkapnya.

Wawancara ini, lanjut Nopri, juga bertujuan untuk mengarahkan calon peserta didik memilih kompetensi yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Terdapat 6 jurusan di SMKN 3 Palangka Raya, di antaranya, Tata Boga atau Kuliner, Tata Busana, Tata Kecantikan Kulit & Rambut, Perhotelan, Usaha Layanan Wisata, serta Teknik Komputer & Jaringan.

Di antara 6 jurusan itu, Teknik Komputer & Jaringan paling banyak diminati calon peserta didik.

Adapun kuota peserta didik baru yang disediakan Disdik untuk SMKN 3 Palangka Raya sejumlah 11 rombongan belajar (rombel). 

"Satu rombel itu isinya 36 orang," ujar Nopri.

Nopri menyebut, tak ada kendala berarti selama proses SPMB 2025 meski sempat terjadi antrian panjang pada hari pertama dan kedua.

Baca juga: Kadisdik Kalteng Tegaskan SPMB 2025 dan Seragam Sekolah Gratis, Wajib Lapor Jika Ada Pungli

Baca juga: Hari Kedua SPMB 2025 di Kalteng, Wali Calon Siswa Masih Terkendala Gunakan Sistem Online

"Selanjutnya tinggal mengunggah berkas dan kelengkapan lainnya. Besok terakhir, mudahan lancar," tandasnya.

Sebagai informasi, SPMB Tahun Ajaran 2025/2026, telah diatur melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Pemprov Kalteng melalui Disdik, juga telah menerbitkan petunjuk teknis SPMB SMA, SMK, SHK. 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved