Berita Palangka Raya

Pemprov Kalteng Alokasikan Lebih Setengah Triliun untuk Digitalisasi Pembelajaran

Pemprov gelotorkan Rp 600 miliar atau setengah triliun lebih untuk pengadaan penyediaan papan tulis digital. Hal itu diungkapkan Kadisdik Kalteng

|
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Ahmad Supriandi
WAWANCARA - Plt Kadisdik Kalteng, Reza Prabowo saat diwawancarai awak media, Selasa (10/6/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik dan berkualitas, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atau Pemprov Kalteng menyiapkan anggaran besar bersumber dari Anggaran Pendaparan Belanja Daerah (APBD).

Tak tanggung-tanggung, Pemprov gelotorkan Rp 600 miliar atau setengah triliun lebih untuk pengadaan penyediaan papan tulis digital.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo saat mengunjungi SMAN 3 Palangka Raya, Selasa (10/5/2025).

Reza mengungkapkan, Pemprov Kalteng menargetkan 4 ribu rombongan belajar akan mendapat papan interaktif.

"Janji pak gubernur tuntas di tahun ini," ungkapnya.

Baca juga: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi Palangka Raya, Disdik Paparkan Program Prioritas

Reza membeberkan, anggaran penyediaan papan tulis interaktif tersebut disediakan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng 2025.

Lebih lanjut, Reza menegaskan, pembagian papan tulis interaktif akan dibagikan rata ke setiap sekolah di bawah naungan Disdik Kalteng.

"Tidak membeda-bedakan, semua dibagi rata bahkan sekolah-sekolah di wilayah terpencil," jelasnya.

Papan tulis interaktif ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya Pemprov Kalteng untuk menerapkan digitalisasi pendidikan.

Dengan digitalisasi pendidikan, Reza berharap, tidak ada lagi perbedaan kualitas pendidikan di desa dan perkotaan.

Untuk mendukung digitalisasi pendidikan itu, Pemprov Kalteng menjanjikan bakal memberikan fasilitas termasuk listrik dan internet.

"Di desa tidak ada internet disediakan starlink, tidak ada listrik ada panel surya. Semua dipasang tahun ini," ungkap Reza.

Reza menegaskan, Disdik Kalteng berkomitmen untuk mendukung digitalisasi pendidikan.

Digitalisasi, dinilai menjadi satu di antara solusi untuk pemerataan kualitas pendidikan di Kalteng.

Selain digitalisasi yang memakan dana Rp 600 miliar. Pemprov Kalteng juga akan membangun SMA atau SMK baru di Kalteng khususnya di wilayah pedalaman.

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved