Berita Kotim Kalteng

Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit Kotim Mulai Dikerjakan, Progres Baru 20 Persen

Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah terus dikebut perbaikannya, progres pengyerjaan 20 persen

Tayang:
Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Tribunkalteng.com/Herman Antoni Saputra
PERBAIKAN - Suasana Perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit, Kotim, Kalteng, Sabtu (31/5/2025). 

TRIBUNKALTENG.COM, SAMPIT - Lebih dari dua minggu, Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah terus dikebut perbaikannya. 

Perbaikan jalan ini sendiri ditargetkan rampung pada September hingga Oktober 2025 nanti. 

Kepala kerja rekonstruksi Jalan Lingkar Selatan Sampit, Kusani menyampaikan persentase perbaikan Jalan Lingkar Luar Selatan Sampit sudah mencapai 20 persen. 

"Hingga akhir Mei 2025 telah dilakukan pengecoran sepanjang 330 meter dari total 1,7 kilometer jalan yang akan diperbaiki," kata Kusani, Sabtu (31/5/2025). 

Berdasarkan surat perjanjian Nomor 89/KTRK-BM/DPUPR/2025 peningkatan Jalan Lingkar Selatan Sampit ditargetkan selesai dalam waktu 240 hari kerja. 

Termasuk dengan estimasi penyelesaian pada 4 November 2025 nanti. 

Sementara untuk nilai kontraknya sendiri senilai Rp 28,1 miliar yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). 

Lalu, untuk masa pemeliharaan sendiri selama 180 hari yang terhitung dari 4 November 2025 - 2 Mei 2026.

"Yang sudah kami kerjakan sejauh ini baru 330 meter dari total 1,7 kilometer. Tapi itu baru pengecoran belum pengaspalan dan untuk pengaspalan nanti pun tidak semuanya, kurang lebih satu kilometer saja," bebernya. 

Lebih lanjut, pengerjaan jalan tidak menyebabkan gangguan lalu lintas yang signifikan. 

Kusaini menjelaskan, sistem pengerjaan dilakukan secara perspot atau per segmen, sehingga kendaraan tetap bisa melintas melaui jalur di samping titik pengerjaan secara bergantian. 

“Sistem kerja kami bikin per spot. Jadi kendaraan masih bisa lewat bergantian lewat samping, tidak terlalu terganggu," katanya. 

Menurutnya, selama proses pengerjaan, tidak ada kendala berarti di lapangan. 

Cuaca pun cukup mendukung, dan tim pelaksana selalu menyesuaikan jadwal kerja jika terjadi hujan. 

"Kalau hujan kita berhenti dulu dan tunggu reda, baru kerja lagi. Sejauh ini aman, tidak ada kendala besar," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved