Berita Kalteng
Gubernur Kalteng Blak-blakkan Tanggapi Parodi Dirinya hingga Sanksi Adat Bagi Konten Kreator
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memberikan tanggapan terkait viralnya video parodi dirinya, yang dibuat oleh seorang konten kreator.
Penulis: Muhammad Iqbal Zulkarnain | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran memberikan tanggapan terkait viralnya video parodi dirinya, yang dibuat oleh seorang konten kreator.
Video tersebut sempat menimbulkan respons dari sejumlah pihak hingga berujung pada pemberian sanksi adat oleh Let Mantir Basara Hai.
Menanggapi hal itu, Gubernur Kalteng menegaskan, dirinya tidak merasa terganggu secara pribadi.
Baca juga: Sanksi Adat Dijatuhkan, Pembuat Video Parodi Gubernur Kalteng Diberi Waktu 14 Hari Bayar Denda Adat
Ia menganggap, parodi sebagai bagian dari dinamika demokrasi yang wajar di era kebebasan berekspresi.
“Itu kan bukan saya. Saya kan sudah mengatakan, hal-hal begitu wajar. Namanya juga anak-anak, ini kan banyak. Ada begini, ada begitu. Intinya, dalam demokrasi itu hal yang wajar,” ujar Agustiar Sabran, Sabtu (3/5/2025) kemarin.
Namun demikian, ia juga memahami adanya sanksi adat yang diberikan sebagai bentuk ekspresi dari masyarakat yang merasa keberatan atas isi konten tersebut.
“Terus ada sanksi adat itu saya rasa wajar-wajar juga, mungkin mereka merasa menyayangkan," katanya.
"Karena kita negara demokrasi, ini ada Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Kalau di luar negeri, demokrasi itu bebas, liberal. Dan kalau nggak ada rambu-rambunya, repot".
"Mungkin karena nggak ada rambu-rambunya itu diingatkan oleh adat,” jelasnya.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyampaikan, masyarakat Kalteng tetap harus mengedepankan etika dan nilai-nilai kearifan lokal dalam menyampaikan kritik atau aspirasi.
Tanpa menghilangkan semangat demokrasi yang menjunjung kebebasan berpendapat.
| Satu Terdakwa Sakit, Sidang Putusan Korupsi Pembangunan Pabrik Tepung Ikan di Kobar Ditunda |
|
|---|
| Negara Rugi Rp 286 Juta, 3 Terdakwa Korupsi KONI Barsel Peluk Keluarga Seusai Vonis Penjara 1 Tahun |
|
|---|
| Tekan Over Kapasitas Lapas, Kalteng Mulai Terapkan Pidana Kerja Sosial Jadi Alternatif |
|
|---|
| Relawan di Palangka Raya Jadi Korban Laporan Palsu, Modus Pinjol Tagih Utang |
|
|---|
| HMI Kalteng Pertanyakan Rencana Stafsus Gubernur dan Tagih Janji Kartu Huma Betang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Gubernur-Kalteng-Agustiar-Sabran-soal-parodi.jpg)