Berita Kalteng

Mimpi Gubernur Agustiar Ciptakan 250 Miliarder, termasuk dari Sektor IKM

"Karena mimpi Gubernur Kalteng ingin menciptakan 250 miliarder, peluang melalui IKM luar biasa," sambungnya. 

Tayang:
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM/AHMAD SUPRIANDI
BERFOTO - Ketua Dekranasda Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, berfoto bersama dengan pelaku IKM di saat menghadiri pelatihan Hotel Luwansa, Palangka Raya, Rabu (23/4/2025). IKM dinilai mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Kalteng. 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagperin, menyiapkan 3.700 Industri Kecil Menengah (IKM) berkualitas. Langkah bertujuan untuk menumbuhkan sektor perekonomian. 

Satu di antara upaya yang dilakukan Disdagperin Kalteng untuk menyiapkan IKM itu, dengan memberikan pelatihan pada para pelaku IKM

Plt Kadisdagperin Kalteng, Rangga Lesmana mengungkapkan, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menginginkan pertumbuhan pada sektor ekonomi. 

Sehingga, kata Rangga, Disdagperin Kalteng mengambil peran untuk memberikan pelatihan pada pelaku IKM

"Ini merupakan program Pak Gubernur, sehingga Disdagperin mengambil peran menyiapkan IKM yang betul-betul berkualitas," ujar Rangga, usai pembukaan pelatihan IKM di Hotel Luwansa, Palangka Raya, Rabu (23/4/2025). 

Baca juga: Ketua PKK Thisia Agustiar Sabran Fokus Turunkan Stunting di Kalteng, Ini Target dan Programnya

Rangga mengatakan, selain pelatihan, pihaknya juga memberikan pendampingan agar skala produk-produk IKM di Kalteng bisa meningkat. 

Menurut Rangga, IKM berpeluang untuk berkontribusi pada pertumbuhan perkonomian di Kalteng. 

"Karena mimpi Gubernur Kalteng ingin menciptakan 250 miliarder, peluang melalui IKM luar biasa," sambungnya. 

Disdagperin juga menghadirkan sejumlah pelatih yang merupakan pelaku bisnis sukses. Pelatih-pelatih itu akan menjadi contoh bagi para pelaku IKM di Kalteng. 

Rangga mengungkapkan, di antara pelatih yang disiapkan Disdagperin Kalteng, bahkan ada yang memiliki omset hingga Rp 1 miliar dalam satu bulan. 

"Ada salah satu contoh, yang dagang peci kalau tidak salah. Mereka harus dijadikan pelatih," ungkapnya. 

Rangga menilai, sejatinya, para pelaku IKM di Kalteng sudah bagus. Namun, IKM-IKM itu masih membutuhkan bantuan pemasaran dan pendampingan. 

Dengan begitu, diharapkan IKM bisa naik kelas, sehingga pertumbuhan ekonomi terwujud serta membantu menyejahterakan masyarakat Kalteng. 

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, optimis dengan semangat para pelaku IKM di Kalteng. 

Ia juga berharap, lewat pelatihan dan pendampingan, IKM bisa berkembang ke arah yang positif. 

Sumber: Tribun Kalteng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved