Waspada Ular di Musim Hujan, Damkar Evakuasi Ular Sawa dari Rumah Warga
Seekor ular sawa terlihat tersangkut di jaring di halaman belakang rumah, sehingga membuat warga panik dan meminta bantuan petugas.
Penulis: Arai Nisari | Editor: Haryanto
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Tim Rescue Pemadam Kebakaran Dinas Kehutanan (Damkar Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah mengevakuasi seekor ular sawa dari halaman belakang rumah warga di Komplek Haka 6, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (13/4/2025) pagi.
Danru Rescue Damkar Dishut Kalteng, Fauzi, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pada pukul 07.10 WIB.
Seekor ular sawa terlihat tersangkut di jaring di halaman belakang rumah, sehingga membuat warga panik dan meminta bantuan petugas.
"Setelah menerima laporan, kami langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengevakuasi ular dengan aman tanpa ada korban," ujar Fauzi pada TribunKalteng.com.
Baca juga: Ular Sanca Batik 2,5 Meter Masuk Rumah Warga Baamang Hulu Dievakuasi Disdamkarmat Kotim
Dalam proses evakuasi, tim menggunakan sejumlah peralatan seperti jepit ular, sarung tangan, senter, dan telepon gengam untuk dokumentasi.
Petugas datang menggunakan satu unit kendaraan slip on & rescue milik Damkar Dishut Provinsi Kalteng.
Fauzi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan ular, terutama di musim penghujan seperti saat ini.
"Kami mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kemunculan ular, terutama di musim penghujan. Ular bisa masuk ke rumah lewat celah pintu, jendela, atau saluran air. Hindari penumpukan barang bekas dan jaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang ular," ujarnya.
Ia menambahkan, jika masyarakat menemukan ular di lingkungan rumah, sebaiknya tidak panik dan segera menghubungi petugas berwenang.
"Jika menemukan ular di rumah, jangan panik. Segera hubungi petugas, perhatikan arah gerak ular, dan jangan menyentuhnya secara langsung," lanjutnya.
| Penjelasan DPRD Palangka Raya Soal Penutupan 14 SPPG, Minta Perbaikan Tak Berlarut |
|
|---|
| Populer Palangka Raya, Praperadilan Yetri Ditolak Hakim, 14 SPPG Operasional Berhenti Sementara |
|
|---|
| UPDATE Harga Emas Naik Hari Ini Kamis 9 April 2026, Antam Sentuh Rp3 Juta, UBS dan Galeri24 cek |
|
|---|
| Kata Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin Soal LKPD Bukan Sekadar Administrasi |
|
|---|
| Berita Populer Palangka Raya, CJH Kota Mulai Berangkat Akhir April 2026, Kesiapan 99 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kalteng/foto/bank/originals/Petugas-Damkar-Dishut-Kalteng-saat-mengevakuasi-ular-sawa.jpg)