Berita Palangkaraya
IAIN Palangka Raya Persiapan Jadi UIN Digelar Sayembara Logo Sambil Tunggu Keputusan Presiden
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya tengah bersiap menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Pihak kampus membuat sayembara logo baru
Penulis: Ahmad Supriandi | Editor: Sri Mariati
TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya tengah bersiap menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Pihak kampus juga telah membuat sayembara logo baru.
Wakil Rektor 1 IAIN Palangka Raya, Muhammad Nasir membenarkan jika pihak kampus sedang melakukan persiapan untuk menjadi UIN.
Nasir menyebut, pihaknya juga masih menunggu Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia.
"Belum keluar Keppressnya," kata Nasir sata dikonfirmasi Tribunkalteng.com, Rabu (15/1/2025).
Kemudian, Nasir juga membenarkan jika pihaknya mulai melakukan persiapan untuk menjadi UIN. Satu di antaranya lewat sayembara logo.
"Itu persiapan saja," ujarnya.
Sementara itu, Mahasiswa IAIN Palangka Raya dari Prodi Ekonomi Syariah (ESY), Sya'ban mengungkapkan, dirinya mendukung transformasi IAIN menjadi UIN Palangka Raya.
Menurutnya, mahasiwa yang mendaftar akan lebih banyak jika rencana kampusnya menjadi UIN Palangka Raya terwujud.
"Selain itu, banyak juga beasiswa yang ditawarkan, misalnya beasiswa TABE dari Pemerintah Provinsi Kalteng," jelas Sya'ban, Kamis (16/1/2025).
UIN Palangka Raya, kata Sya'ban, bakal menjadi kampus saingan di regional Kalimantan. Dia juga berharap rencana ini betul-betul terwujud di 2025.
Ia juga berharap apabila IAIN remsi menjadi UIN nanti, pihak rektorat bisa memberikan kesempatan lebih banyak untuk organisasi eksternal mahasiswa masuk ke dalam kampus.
"Seperti kampus UIN di luar daerah (Kalteng), organisasi eksternal mahasiswa bisa masuk dalam kampus seperti," ungkap Sya'ban.
Selain Sya'ban, mahasiswi IAIN Palangka Raya, Nayla, juga sepakat dengan rencana tranformasi kampusnya menjadi UIN Palangka Raya.
"Setuju, karena setau saya wacana ini sudah digagas sejak tahun 2019. Dan sampai detik ini sudah banyak sekali sumber daya yang terkuras untuk mewujudkan transformasi ini," ungkap Nayla.
Namun, ujar Nayla, infrastuktur kemahasiswaan perlu diberikan perhatian lebih.
Karena, lanjutnya, baik dalam fasilitas maupun dana pendukung kegiatan, rasionya sangat jauh dibandingkan dengan alokasi dana perjalanan dinas yang mungkin dikelola untuk kegiatan akademik.
Nayla mengungkapkan, hal tersebut membuat terjadi kesenjangan yang mengakibatkan turunnya minat pada unit-unit kemahasiswaan.
Baca juga: Terapkan Ilmu Ekonomi di Bangku Kuliah, Mahasiswi IAIN Palangka Raya Coba Jual Kimbab Ala Lulu
Baca juga: Pengurus PMII Komisariat IAIN Palangkaraya Laksanakan MAPABA, Rektor: Kader Harus Sukses
"Yang pada akhirnya berdampak pada upaya peningkatan kualitas SDM dan juga upaya penjaringan mahasiswa baru. Dan juga, kegiatan atau organisasi mahasiswa merupakan salah satu elemen penting dalam mencapai akreditasi perguruan tinggi," tegas Nayla.
Demi mengoptimalkan seluruh unit yang ada di UIN Palangka Raya nantinya, Nayla berharap hal ini tidak mengaburkan penilaian rektor beserta jajaran untuk terus memberikan kesempatan terbaik bagi seluruh elemen mahasiswa juga seluruh civitas akademik lainnya.
Palangka Raya Resmi Jadi Tuan Rumah Kongres GMNI XXIII Tahun 2028, Ada Historisnya |
![]() |
---|
Tak Ada Anggaran Tambahan, Pemprov Targetkan RTH Eks KONI Kalteng Selesai Paling Lambat Desember |
![]() |
---|
Panen Jagung di Pekarangan Polresta Palangka Raya, Achmad Zaini: Bukti Bisa Bertani di Tengah Kota |
![]() |
---|
Simpan 24 Paket Sabu, Napi Rutan Kelas IIA Ditangkap Satresnarkoba Polresta Palangka Raya |
![]() |
---|
Pemprov Kalteng Bakal Kaji Pelanggaran Aturan dan Kerusakan Lingkungan oleh 7 Perusahaan Tambang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.