Komisi XII DPR RI Mukhtarudin
Mukhtarudin Apresiasi Kementerian ESDM dan PLN Atas Bantuan Listrik untuk 4.330 Rumah di Kalteng
Anggota Komisi XII DPR RI, Mukhtarudin mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN.
TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN - Anggota Komisi XII DPR RI, Mukhtarudin mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT PLN (Persero) atas kerja sama dalam melistriki masyarakat Kalimantan Tengah, melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) secara gratis pada Tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Mukhtaruddin dalam sambutannya melalui zoom meeting saat kegiatan Sosialisasi dan Penyalaan Pertama Program BPBL Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Desa Sungai Tendang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng, Senin (2/12/2024).
"Program ini merupakan program aspirasi dari kami, selaku anggota DPR RI. Bermitra dengan Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero), yang menjadi ujung tombak program ini, untuk memberikan keadilan energi bagi masyarakat," ujar Mukhtarudin.
Baca juga: Sebanyak 1.560 Warga Kobar Kalteng Terima Program Bantuan Pasang Baru Listrik

Ia mengungkapkan, kuota program BPBL nasional yang ia peroleh pada tahun ini mencapai 2.000 rumah tangga.
Setelah melalui proses verifikasi, sebanyak 1.708 rumah tangga di wilayah Kalimantan Tengah dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima bantuan ini.
"Program ini menunjukkan kehadiran negara, kehadiran pemerintah bersama kami, anggota DPR RI, dalam rangka memberikan keadilan energi bagi masyarakat," tegasnya.
Mukhtaruddin menambahkan, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat berpengaruh pada kehidupan sehari-hari.
"Distribusi energi yang berkeadilan menjadi perhatian kita bersama, antara pemerintah pusat dan daerah. Kita ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya untuk kebutuhan energi listrik," jelasnya.
Mukhtarudin juga memberikan apresiasi kepada Kementerian ESDM, PT PLN (Persero), Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dan pemerintah kabupaten yang telah mendukung pelaksanaan program ini.
Ia berharap di tahun 2025 mendatang, kuota BPBL dapat lebih banyak terserap untuk masyarakat.
Untuk itu, ia meminta dukungan dari pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa agar mensosialisasikan program ini kepada masyarakat serta memastikan rumah tangga penerima memenuhi persyaratan.
"Rumah yang diusulkan harus memenuhi syarat, seperti sudah ada bangunan dan jaringan listrik yang tidak terlalu jauh, maksimal 60-70 meter. Jika lebih dari itu, tidak bisa direalisasikan," imbuh Mukhtaruddin.
Dalam pesannya kepada penerima manfaat, Mukhtaruddin mengingatkan agar listrik digunakan secara bijak, aman, dan hemat.
"Semoga ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat," harapnya. (*)
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin akan Umroh, Bertepatan Tasyakuran Ulang Tahun ke-40 |
![]() |
---|
Wanita Penyadap Karet Ditemukan Tewas Setelah Hilang 9 Hari di Hutan Barito Timur |
![]() |
---|
Penyidik Kejari Palangka Raya Segera Beberkan Nama Tersangka Dugaan Korupsi Pascasarjana UPR |
![]() |
---|
Hasil Badminton Terbaru: Putri KW ke Perempat Final, Jojo Tunggu Pemenang Alwi Farhan vs Kunlavut |
![]() |
---|
PSIS Semarang Lengkapi 3 Pemain Asing, Luan Sergio Gabung Mahesa Jenar Jelang Lawan Persiku |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.