Berita Palangkaraya

Adu Banteng dengan Truk, Kakek 74 Tahun Meregang Nyawa di Jalan Tjilik Riwut Palangkaraya

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut KM 5, Kota Palangka Raya mengakibatkan kakek 74 tahun meninggal dihantam mobil dari arah Tangkiling

Penulis: Herman Antoni Saputra | Editor: Sri Mariati
Polresta Palangkaraya untuk Tribunkalteng.com
Ilustrasi, lokasi kecelakaan menewaskan seorang kakek di Jalan Tjili Riwut Palangkaraya, Jumat (29/11/2024). 

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tjilik Riwut KM 5, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (29/11/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.

Atas insiden tersebut seorang kakek bernama R Jumeno (74) yang merupakan pengendara kendaraan roda dua harus meregang nyawa. 

Saat dikonfirmasi, Kasatlantas Polresta Palangka Raya, AKP Edigio Sumilat mengatakan insiden tersebut melibatkan sebuah Truk Mitsubishi Canter dengan nomor polisi K 8819 KS. Serta sepeda motor Suzuki Axelo dengan nomor polisi KH 2680 FV. 

Menurutnya, kecelakaan itu bermula ketika truk Mitsubishi yang dikemudikan oleh M Fikri (24) melaju dari arah Tangkiling menuju Kota Palangka Raya.

Sesampainya di dekat Swiss-Belhotel, dari arah kanan muncul sepeda motor yang dikendarai R Jumeno yang bermaksud menyeberang menuju Bundaran Besar Palangkaraya. 

"Dikarenakan jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak mampu mengendalikan kendaraannya, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan," katanya. 

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka serius dan segera dilarikan ke RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun sayangnya korban akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat dalam penanganan tim medis. 

"Kedua kendaraan mengalami kerusakan material yang cukup parah," bebernya. 

Baca juga: Sehari 2 Kejadian Lakalantas di Kalampangan dan Tjilik Riwut Palangkaraya, 1 Korban Meninggal Dunia

Baca juga: Bupati Kotim Minta Jalan Rusak di Desa Pundu Segera Diperbaiki, Halikinnor: Kasihan Kalau Kecelakaan

Tidak lupa, dia mengingatkan para pengendara untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

“Kepada seluruh masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya, keselamatan harus selalu dijadikan kebutuhan utama kami dalam berlalu lintas, tidak boleh tidak,” tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Kalteng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved